Kandungan Nutrisi dan 30 Manfaat Madu Bagi Kesehatan Wajah

Manfaat Madu – Apa itu Madu? Tentu semua orang sudah mengenal madu. Ya, madu adalah cairan kental seperti sirup dan berasa manis. Madu dihasilkan oleh serangga (baca: lebah) dari nektar bunga.

Proses terjadinya madu sampai bisa dikonsumsi oleh manusia dilalui beberapa tahapan. Pertama ketika lebah madu berada dalam sarang, maka nektar dikeluarkan dari kantung madu yang terdapat pada abdomen.

Kemudian nektar tersebut dikunyah dan dikerjakan secara bersamaan dengan lebah-lebah lainnya. Dan apabila nektar sudah halus baru setelah itu ditempatkan dalam sel. Terakhir apabila sudah penuh maka akan ditutup dan terjadilah proses fermentasi.

Tahukah Anda mengapa madu berasa manis? Rasa manis yang dihasilkan oleh madu disebabkan oleh unsur monosakarida fruktosa dan glukosa. Jadi dua senyawa ini memiliki rasa manis yang hampir sama dengan gula.

Manfaat Madu Bagi Kesehatan

berkahkhair.com

Madu memiliki ciri-ciri kimia yang cukup menarik, kenapa? Karena ciri kimia ini sangat berbeda dari gula dan pemanis lainnya. Ditambah lagi dengan mikroorganisme tidak dapat berkembang di dalam madu sebab sedikitnya kadar air yaitu hanya 0,6% saja.

Segera Beli: Madu Penggemuk Badan Al Mabruroh, Solusi Tepat Menaikkan Berat Badan Secara Alami

Penggunaan madu memiliki sejarah yang sangat panjang. Dan manusia dahulu memanfaatkan madu sebagai minuman dan makanan yang baik bagi kesehatan. Sedangkan aroma pada madu bervariasi tergantung dari sumber nektar yang dihisap oleh lebah.

Kandungan Nutrisi Madu

Nilai Nutrisi per 100 g (3.5 oz)

Analisis Madu Secara umum
No Gizi Jumlah Fruktosa 38.2%
1 Energi 1,272 kJ (304 kcal) Maltosa 31.3%
2 Karbohidrat

82.4 g

Glukosa 7.1%
3 Gula 82.12 g Sukrosa 1.3%
4 Serat pangan 0.2 g Air 17.2%
5 Lemak 0 g Gula Paling Tinggi 1.5%
6 Protein 0.3 g Abu (Analisis Kimia) 0.2%
7 Air 17.10 g Lain-lain 3.2%
8 Riboflavin (Vit. B2) 0.038 mg (3%)
9 Niasin (Vit. B3) 0.121 mg (1%)
10 Asam Pantotenat (B5) 0.068 mg (1%)
11 Vitamin B6 0.024 mg (2%)
12 Folat (Vit. B9) 2 μg (1%)
13 Vitamin C 0.5 mg (1%)
14 Kalsium 6 mg (1%)
15 Besi 0.42 mg (3%)
16 Magnesium 2 mg (1%)
17 Fosfor 4 mg (1%)
18 Kalium 52 mg (1%)
19 Natrium 4 mg (0%)
20 Zink

0.22 mg (2%)

 

Kandungan Gizi Madu

selingkaran.com

Madu terbentuk dari campuran gula dan senyawa baik lainnya. Diantaranya fruktosa sekitar 38,5%, glukosa sekitar 31,0% dan sisanya senyawa baik. Senyawa baik lainnya yaitu maltosa, sukrosa dan karbohidrat kompleks.

Karbohidrat madu yang tersisa termasuk maltosa, sukrosa, dan karbohidrat kompleks lainnya. Seperti semua pemanis bergizi yang lain, madu sebagian besar mengandung gula dan hanya mengandung sedikit jumlah vitamin atau mineral.

Madu beberapa senyawa dianggap berfungsi sebagai antioksidan, termasuk diantaranya chrysin, pinobanksin, vitamin C, katalase, dan pinocembrin. Komposisi spesifik dari sejumlah madu tergantung pada bunga yang tersedia untuk lebah yang menghasilkan madu.

Kekentalan madu adalah sekitar 1360 gram per liter atau setara dengan 36% lebih kental daripada air.

Lebah Madu

Ada banyak jenis lebah yang hidup di muka bumi. Namun hanya ada beberapa jenis lebah yang paling efektif menghasilkan madu. Yaitu lebah dengan jenis Apis dorsata. Lebah ini termasuk jenis lebah yang paling bagus dalam memproduksi lebah madu.

Lebah Madu Apis dorsata

berkahkhair.com

Lebah Apis dorsata hanya membuat sarang satu lapis dan menggantung di dahan pohon, langit-langit dan tebing jurang. Akan tetapi Apis dorsata belum bisa dibudidayakan di kandang tertutup. Dengan sarang berukuran 2 x 2 m lebah ini bisa menghasilkan 20 kg madu untuk setiap sarang.

Ciri fisik Apis dorsata ialah memiliki ukuran tubuh besar, hidup di daerah sub tropis Asia seperti Indonesia, Filiphina, India dan Nepal. Selain daerah yang disebutkan ini sulit berkembang. Khusus di Negara Indonesia  Apis dorsata bisa ditemukan di daerah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan NTB, NTT.

Baca: 13 Solusi Cerdas Menggemukkan Badan Secara Tepat dan Alami Untuk Pria & Wanita

Proses Pembentukan Madu

Proses Terbentuk Madu

madubinaapiari.co.id

Proses pembentukan madu cukup rumit yaitu dimulai dari lebah mengambil nektar di bunga. Setelah itu lebah akan mengubah sakarida menjadi madu dengan mengunyah berkai-kali sampai setengah tercerna.

Proses ini tidak dilakukan sekaligus dalam artian itu masih tahap awal. Setelah selesai dikunyah sakarida masih dalam bentuk cair dan masih banyak mengandung air. Di tahap selanjutnya akan mengalami penguapan dan bertransformasi dengan enzim.

Lebah pada dasarnya membuat madu untuk sumber makanan mereka. Misalnya pada saat musim dingin atau saat makanan langka maka lebah mengambil makanan dari madu untuk dapat beraktifitas.

Secara umum lebah madu terbagi menjadi 3 tipe dalam satu sarang. Yaitu seekor ratu, beberapa lebah jantan dan ribuan lebah betina. Setiap lebah ini memiliki peran dan fungsinya masing-masing.

Ratu lebah berfungsi mengahsilkan anak lebah baru. Lebah jantan berfungsi untuk membuahi lebah ratu dan lebah betina berfungsi dalam mencari nektar.

Madu Ditinjau dari Dunia Kedokteran

Madu sudah banyak digunakan manusia dalam mengobati berbagai penyakit. Namun pembuktian ilmiah tentang antiseptik dan antibakteri yang berasal dari madu baru bisa dijelaskan secara kamiawi.  Berikut penjelasannya

Efek Osmotik

Setalah diteaah lebih jauh madu memiliki efek osmotik. Karena madu sendiri terbentuk dari campuran monosakarida  dengan aktifitas air yang sedikit dan rendah. Sehingga ini lah yang menjadi alasan bahwa mikroorganisme tidak mampu berkembang biak.

Hidrogen Peroksida

Senyawa kimia selanjutnya adalah hidrogen peroksida. Senyawa ini terbentuk dari pelepasan yang lambat oleh enzim glukosa oksida yanga da di madu. Hal ini terjadi apabila madu dicairkan, dimana oksigen dibutuhkan untuk reaksi ini.

Proses ini hanya aktif hanya jika keasaman madu dinetralisasi oleh cairan tubuh dan hanya dapat dihancurkan oleh adanya enzim pencerna protein serta akan hancur jika madu terpapar oleh panas matahari.

Selain itu madu juga dapat menonaktifkan logam bebas. Sehingga tidak akan mengkatalisis pemebntukan radikal oksigen bebas dari hidrogen peroksida. Dimana ini menyebabkan peradangan. Unsur antioksidan dalam madu juga dapat membantu membersihkan radikal bebas.

C6H12O6 + H2O + O2 → C6H12O7 + H2O2 (reaksi oksidasi glukosa)

Ketika madu dioleskan pada tubuh yang terluka maka senyawa hidrogen peroksida akan bereaski dan mencair sehingga terkena ke bagian cairan tubuh. Alhasil hirogen peroksida akan dilepaskan secara perlahan-lahan dan terakhir menjadi antiseptik.

Pengobatan Penderita Diabetes

Selain berfungsi sebagai antiseptik madu juga memiliki khasiat dapat mengobati luka bagi penderita diabetes. Jadi dalam hal ini madu akan berperan sebagai antibiotik. Manisnya madu berupa fruktosa akan langsung diserap oleh tubuh sehingga diubah menjadi energi tanpa perlu bantuan hormon insulin.

Keasaman

Keasaman (pH) madu berkisar dari 3,2 hingga 4,5. Dimana kondisi asam ini dapat mencegah tumbuhnya bakteri. Ditambah ;agi dengan kadar air di dalam madu hanya 0,6.

Metilglioksal

Aktivitas antibiotik nonperoksida disebapkan oleh metilglioksal (MGO) dan komponen sinergi yang tidak dikenali. Kebanyakan madu mengandung MGO yang sangat rendah, namun berbeda dengan madu manuka mengandung MGO yang sangat tinggi. Tingkat sinergi dalam madu manuka dua kali lipat lebih dari aktivitas antibakteri MGO.

Efek Nutraseutikal

Antioksidan dalam madu pernah diujikan pada tikus dan mampu mengurangi kerusakan yang terjadi di usus besar. Hal ini sesuai dengan pengobatan tradisional yang dilakukan oleh orang tua dahulu.

Pengobatan Sakit Tenggorokan dan Batuk

Madu juga sudah digunakan berabad-abad untuk mengobati sakit tenggorokan dan batuk serta sesuai penelitian yang baru dilakukan madu mampu meredakan batuk.

Aplikasi Medis Lainnya

Beberapa studi kasus membuktikan bahwa penggunaan madu mampu mengurangi badan, bengkak-bengkak dan mengobati luka luar. Sehingga madu terbilang efektif untuk mengatasi alergi dan berbagai penyakit lainnya.

Manfaat Madu Untuk Kesehatan Bibir dan Wajah

Khasiat Madu Untuk Kesehatan Bibir dan Wajah

temancantik.com

Setipa manusia tentu ingin memiliki kulit yang sehat dan halus. Terkhusus bagi wanita, penampilan merupakan suatu hal yang menjadi priorotas. Banyak produk kecantikan menawarkan berbagai cara untuk menjaga penampilan kulit.

Akan tetapi sangat sedikit dari produk kecantikan tersebut yang alami. Padahal jika Anda rutin saja menggunakan madu maka impian untuk mendapat kulit yang sehat dan halus bisa terwujud.

Di bawah ini adalah manfaat madu untuk kecantik wajah dan bibir. Berikut penjelasannya

1. Manfaat Madu: Mampu Melembabkan Kulit Wajah

1. Manfaat Madu: Mampu Melembabkan Kulit Wajah

cambon.id

Salah satu kandungan yang dimiliki madu ialah ia mampu mengikat zat air sehingga dapat melembabkan kulit wajah dari dalam. Penggunaanya cukup praktis yaitu dengan mengoleskan madu pada bagian wajah secara merata. Untuk memperoleh hasil yang maksimal Anda bisa menambahkan 2 sendok susu.

Lalu diamkan saja selama 10 menit. Baru kemudian bersihkan wajah dengan air hangat dan terakhir keringkan dengan handuk halus. Lakukan hal ini setiap hari sebelum tidur. /Lihat perubahan yang terjadi selama sepekan.

2. Manfaat Madu: Memutihkan Kulit Wajah

2. Manfaat Madu: Memutihkan Kulit Wajah

brighterlifeindonesia.files.wordpress.com

Manfaat selanjutnya dari madu ialah mampu memutihkan kulit wajah. Ya, karena madu memiliki fungsi dapat mengangkat sel-sel wajah yang telah rusak sehingga dapat memutihkan kulit wajah secara lebih efektif.

Caranya yaitu dengan mencampurkan 1 sendok makan madu, oatmeal, almond dan teh air lemon ke dalam satu wadah. Setelah itu aduk campuran tersebut hingga merata. Setalah itu oleskan secara halus ke permukaan wajah dengan menggunakan jari jemari.

Kemudian diamkan selama lebih kurang 10 menit. Hingga ramuan meresap ke permukaan kulit. Kemudian bilas wajah dengan air hangat dan dikeringkan dengan handuk halus.

3. Manfaat Madu: Menghilangkan Jerawat dan Noda Bekas Jerawat

3. Manfaat Madu: Menghilangkan Jerawat dan Noda Bekas Jerawat

ammahsukma.com

Tentu kita merasa kesal jika ada jerawat yang menempel di sekitaran wajah. Kondisi seperti ini bisa membuat kita merasa tidak percaya diri. Oleh karenannya, untuk mengatasi hal ini maka bisa memanfaatkan madu untuk membunuh bakteri penyebab jerawat.

Selain itu noda bekas jewarat juga bisa dihilangkan menggunakan madu. Cara cukup sederhana yaitu dengan menyiapkan madu dalam kondisi hangat. Lalu oleskan pada bagian noda jerawat.

Diamkan saja selama 2-3 jam. Setelah itu bilas dengan air hangat dan keringkan dengan handuk halus. Agar memperoleh hasil yang maksimal lakukan hal ini setiap hari.

4. Manfaat Madu: Membersihkan Wajah

4. Manfaat Madu: Membersihkan Wajah

monitaskincare.com

Aktifitas yang padat ditambah lagi jika pekerjaan seharian berada di luar rumah (baca: outdoor) tentu wajah akan terlihat kusam bahkan banyak debu-debu yang menempel. Apabila ini dibiarkan maka wajah akan tampak tua dan pucat.

Caranya sangat gampang sediakn 1 sendok makan madu, putih telur dan gliserin. Campurkan 3 bahan ini dalam satu wadah dan aduk hingga merata. Kemudian oleskan ramuan tersebut ke bagian wajah hingga leher. Terakhir diamkan saja selama 5-10 menit, baru kemudian dibilas dengan air hangat dan dikeringkan dengan handuk halus.

5. Manfaat Madu: Mencegah Penuaan Pada Kulit Wajah

5. Manfaat Madu: Mencegah Penuaan Pada Kulit Wajah

berkahkhair.com

Semua orang tentu ingin memiliki wajah yang kelihatan mudah. Karena dengan begitu ia akan kelihatan masih segar. Untuk dapat memilikinya maka Anda tidak perlu menggunakan produk kecantikan yang mahal.

Namun cukup menggunakan madu saja. Caranya sediakan 2 sendok makan madu dan air lemon. Campurkan kedua bahan tersebut dan tambahkan sedikit air lalu aduk hingga rata.

Nah,selanjutkan oleskan ramuan tersebut ke bagian wajah. Diamkan sekitar 5-10 menit. Baru kemudian dibilas dengan air. Setelah itu keringkan dengan handuk halus. Lakukan perawatan ini setiap hari untuk hasil yang maksimal.

6. Manfaat Madu: Mengecilkan Pori-Pori Kulit Wajah

6. Manfaat Madu: Mengecilkan Pori-Pori Kulit Wajah

berkahkhair.com

Pori-pori besar penyebab timbulnya jerawat karena tersumbatnya pori-pori oleh debu dan kotoran. Ternyata kandungan madu sangat efektif untuk mengecilkan pori-pori kulit wajah. Berikut cara penggunaannya:

  • Siapkan 5 sdm madu, 2 sdm susu bubuk, dan 2 sdm oatmeal.
  • Campurkan ketiga bahan itu lalu aduk hingga rata.
  • Oleskan pada seluruh permukaan wajah hingga leher.
  • Lakukan sedikit pemijatan pada kulit wajah.
  • Diamkan selama 15 menit, bersihkan wajah dengan air hangat lalu keringkan dengan handuk halus.

7. Manfaat Madu: Mengobati Bibir Kering

7. Manfaat Madu: Mengobati Bibir Kering

caraka-online.com

Kegunaan dan manfaat madu untuk wajah dan bibir selanjutnya adalah untuk mengobati bibir kering. Bibir kering dapat memicu timbulnya sariawan pada mulut, kamu dapat mengatasi masalah ini dengan menggunakan madu. Berikut cara penggunaannya:

  • Siapkan 1 sdm madu, panaskan madu hingga berbusa.
  • Oleskan madu hangat itu pada bagian bibir yang kering.
  • Diamkan selama 20-30 menit, bilas bibir dengan air bersih.
  • Lakukan perawatan ini secara rutin selama seminggu.

8. Manfaat Madu: Memerahkan Warna Bibir

8. Manfaat Madu: Memerahkan Warna Bibir

temancantik.com

Bibir gelap dan hitam dapat merusak penampilan kamu tetapi, masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan madu. Berikut cara penggunaannya:

  • Siapkan 1 sdm madu.
  • Oleskan pada bagian seluruh bibir.
  • Diamkan selama 15-20 menit, bilas bibir dengan air bersih.
  • Lakukan perawatan ini secara rutin setiap hari.
  •  
    1
    Share
  •  
  •  
  •  
  • 1
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply