Penjelasan Detail Tentang Hewan Reptil Lengkap dengan Gambar

Deskripsi Detail Hewan Reptil

teropongbisnis.com

A. Deskripsi Hewan Reptil

Hewan Reptil – Seperti yang diketahui bersama bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat subur. Selain subur Indonesia juga dikenal dengan berbagai macam flora dan fauna.

Dari sisi flora, hampir semua jenis tumbuh-tumbuhan terdapat di negara yang terletak di garis khatulistiwa ini. Baik itu tumbuhan kecil hingga tumbuhan yang menjulang tinggi.

Sedangkan dari sisi fauna, hampir semua hewan yang ada di seluruh dunia ada di Indonesia. Mulai hewan invertebrata sampai hewan vertebra. Inilah alasan kenapa Indonesia dikenal sebagai negara khatulistiwa yang kaya dan subur.

Pada topik kali ini kita akan membahas jenis hewan reptil yang terdapat di Idnonesia khususnya dan di dunia secara umum. Namun sebelum melangkah lebih jauh tentang contoh reptil, alangkah baiknya kami kenal terlebih dahulu kepada Anda, deksripsi tentang hewan melata ini.

1.1. Pengertian Hewan Reptil

Pengertian Reptil

berkahkhair.com

Kita tentu pernah melihat atau bahkan menyentuh ular, cicak, komodo, kura-kura atau buaya. Tahukah kamu bahwa kelima contoh hewan yang disebutkan diatas adalah jenis hewan reptil.

Nah, dari contoh yang kami berikan, tahukah kamu apa itu reptil? Istilah reptil merujuk kepada kata “Reptum” yang berarti melata.

Jadi bisa disimpulkan bahwa, reptil adalah jenis hewan melata dari kelompok hewan vertebrata (bertulakng belakang) yang berdarah dingin (poikilotern) dan memiliki sisik disekujur tubuhnya.

Para ahli zoologi menyebutkan bahwa reptil merupakan organisme pertama yang mampu bertahan hidup dilingkungan kering, gersang bahkan hanya terdapat sedikit air. Kita ambil contoh, seekor komodo atau kadal yang mampu bertahan hidup di gurun pasir yang kering dan gersang.

Reptil juga dikenal sebagai jenis hewan yang dapat hidup di dua alam yakni di darat dan di air. Contohnya dalam hal ini adalah buaya dan kura-kura.

Akan tetapi sebagian besar hidupnya tinggal di darat sedangkan di air hanya sebatas untuk mencari makan dan menstabilkan suhu tubuh.

Menurut para ahli sejarah hewan menyebutkan bahwa pada dasarnya reptil berkembang dari amfibi sekitar 300 juta tahun yang lalu. Dan sekitar 225 juta tahun yang lalu, bumi atau planet kita ini didominasi atau dihuni oleh reptil yang kita kenal dengan dinosaurus.

Fakta yang menguatkan pernyataan para ahli saintis tersebut adalah dengan ditemukannya tulang-belulang dinosaurus di beberapa negara. Dan buaya merupakan salah satu jenis reptil yang mampu bertahan hidup sampai sekarang ini.

Reptil juga dikenal sebagai hewan tetrapoda yakni hewan dengan empat tungkai dan menelurkan butiran tulir yang diselubungi oleh membran amniotik.

Di zaman sekarang ini reptil menyebar di semua benua kecuali benua antartika. Sebab benua ini hanya dihuni oleh hewan seperti berunang kutub dan pinguin saja.

Silahhkan dibaca juga:
50 Daftar Hewan Terkecil di Dunia Lengkap dengan Gambarnya

1.2. Strurktur dan Fungsi Tubuh Hewan Reptil

Fungsi Tubuh Hewan Reptil

wallpaper4k.info

Terhitung sejak sekarang ini, ada sekitar 6.500 jenis atau spesies reptil yang hidup di seluruh dunia. Kemudian dari 6.500 jenis tersebut diciutkan lagi menjadi 4 ordo (bangsa). Diantaranya adalah Ordo Chelonia (jenis kura-kura), Ordo Krokodilia (jenis buaya), Ordo Uphidia (jenis ular) dan Ordo Lasertilia (jenis kadal).

Seperti yang telah kita jelaskan diatas bahwa di sekeliling tubuh hewan melata ini ditutupi oleh sisik. Dan ini merupakan ciri khas dari hewan reptil. Namun tahukah Anda apa fungsi dari sisik yang melekat ditubuh hewan vertebrata ini?

Perlu diketahui bersama bahwa reptil memiliki bentuk dan struktur yang berbeda dengan hewan vertebrata lain. Apa saja struktur serta fungsi dari anggota tubuh tersebut?

Baik, sisik yang menyelimuti tubuh reptil ini berfungsi melindungi diri dari kekeringan dan menstabilkan suhu badan dari cuaca panas maupun dingin.

Lalu 4 kaki, ekor yang panjang dan kuku-kuku yang tajam ini berfungsi sebagi pelindung dan pertahanan diri dari serangan pemangsa. Semisal elang memakan ular.

Akan tetapi ada satu bangsa hewan reptil yang unik yaitu ular. Ular tidak memiliki 2 pasang kaki maupun cakar. Untuk melindungi dan mencari makan ular akan menggunakan bisa yang ada pada mulutnya dan otot yang kuat untuk melilit magsanya. Contohnya adalah ular phyton maupun ular cobra.

Hal yang unik dari bangsa ular ini adalah ia mampu menelan mangsanya yang ukurannya 2 kali dari berat tubuhnya secara utuh .
Menurut penelitian yang dilakukan oleh pakar anatomi bahwa rahang ular mampu terbuka hingga 1500 kali lebih besar dari ukuran rahang awalnya, sehingga dengan begini ia bisa menelan mangsanya secara utuh, misalnya saja lembu.

Contoh struktur tubuh lain yaitu pada ordo kadal, untuk mempertahankan dirinya umumnya kadal dilengkapi dengan sistem pertahanan diri secara autotomi. Apa itu autotomi?

Autotomi adalah sistem pertahanan diri dengan cara melepaskan sebagian anggota tubuhnya (ekor) saat mengalami bahaya. Selain autotomi ada jenis lain untuk mempertahankan diri dari bangsa kadal yakni merubah warna tubuhnya dengan lingkungan sekitar.

Misalnya dari jenis kadal dan bunglon. Ia akan berganti warna ketika dalam bahaya. Dan ini hanya digunakannya sebagai kamuflase. Karena pada dasarnya hewan ini tidak melarikan diri.

B. Ciri-ciri Hewan Reptil

Ciri Hewan Reptil

pets4homes.co.uk

Agar mudah memahami hewan reptil ini maka dapat ditempuh dengan mengenal ciri-cirinya terlebih dahulu. Dengan mengenal dan paham ciri-cirinya maka akan dengan mudah membedakan dengan jenis hewan lainnya. Apa saja ciri-ciri hewan reptil ini? Berikut ulasannya:

• Hewan reptil memiliki ukuran tubuh yang beraneka ragam. Ukuran tubuh ini terdiri dari kepala, leher dan badan serta ekor. Pada bagian tengkorak mempunyai satu tonjolan yang terdapat pada bagian belakang. Dan memiliki 2 pasang kaki, setiap kaki terdiri dari 5 jari, kecuali ular.

• Apabila kita perhatikan, reptil memiliki kelenjar bau di dekat kloaka. Namun untuk jenis kura-kura, kelenjar baunya terdapat di antara karakaps yakni perisai dorsal dan plastron (perisai ventral).

• Kulit tubuh reptil apabila disentuh akan terasa kering dan ditutup oleh sisik (epidermis). Sisik pada reptil mengandung protein keratin sehingga menjadi kedap terhadap air dan juga membantu mencegah terjadinya dehidrasi di udara yang kering atau gersang.

• Alat pernapasan semua ordo reptil adalah paru-paru.

• Reptil merupakan jenis hewan berdarah dingin (poikiloterm). Untuk mengontrol suhu tubuhnya maka reptil akan beradaptasi dengan tingkah laku bukan dengan merabolisme tubuh.

• Sistem pencernaan reptil dimulai dari mulut – faring – esofagus – lambung – usus halus – usus besar dan terakhir kloaka. Pada mulutnya terdapat lidah dan gigi.

• Sistem peredaran darah pada reptil adalah tertutup ganda. Artinya pada organ jantung reptil terdiri 4 ruang. Yakni dua serambi atau atrium dan 2 bilik atau ventrikel. Namun sekat diantara kedua ruang tersebut belum terbentuk sempurna.

• Organ penyaring atau ekskresi pada reptil terdiri dari sepasang ginjal berbentuk pipih.

• Alat indra reptil berupa mata, hidung dan telinga.

• Reptil memiliki sistem saraf berupa otak dengan 12 pasang saraf kranial.

• Organ kelamin pada reptil terpisah. Fertilisai terjadi secara internal di dalam tubuh betina. Umumnya reptil bertelur atau ovipar. Namun ada beberapa jenis reptil bertelur melahirkan (ovovivipar) yakni kadal.

• Jenis hewan reptil bisa hidup puluhan tahun. Atau dalam artian mampu berumur panjang. Contohnya kura-kura dan penyu bisa hidup 20 – 100 tahun. Buaya dan ular besar bisa berumur 25 – 40 tahun. Sedangkan untuk kular kecil bisa berumur 20 tahun.

C. Jenis-jenis Hewan Reptil

Jenis Reptil

animalli.com

Diatas sudah kami singgung sedikit bahwa di alam semesta ini ada sebanyak 6.500 spesies reptil. Dari 6.500 spesies tersebut para ahli taksonomi atau anatomi membagi reptil menjadi 4 ordo (bangsa).

4 ordo inilah yang kemudian mampu bertahan hingga hidup di zaman sekarang. 4 ordo reptil tersebut adalah:

1. Ordo Chelonia adalah reptil dari bangsa kura-kura. Dan ini terdapat 250 spesies.
2. Ordo Krokodilia adalah reptil dari bangsa buaya. Dan terdapat 22 spesies.
3. Ordo Uphidia adalah reptil dari bangsa ular. Terdapat 2.400 speies di seluruh dunia.
4. Ordo Lasertilia adalah reptil dari bangsa kadal. Dan terdapat 3.800 spesies di seluruh dunia.

Diantara ke-4 ordo yang disebutkan diatas ada ordo yang unik yakni penyu dan kura-kura serta buaya. Penyu merupakan reptil yang hidup di laut. Sedangkan kura-kura ialah reptil yang hidup di darat dan diatas tanah.

Dari kedua reptil tersebut, umumnya mereka meletakkan telur di darat. Untuk buaya merupakan aligator yang masih tersisa dari masa dinosaurus. Kemudian untuk ular merupakan hewan melata bertubuh panjang dan tanpa kaki.

Kadal ialah hewan melata yang bersisik dan berkulit kering dengan ekor panjang serta kuku yang berkait. Agar lebih paham berikut kami jelaskan masing-masing ordo reptil.

Untuk contoh hewan reptil bisa Anda baca di artikel berikut ini:
70 Contoh Hewan Reptil Dilengkapi Gambar dan Penjelasan

3.1. Ordo Krokodilia

Ordo Crocodilia

koala.net

Jenis reptil yang masuk ke dalam kategori ordo krokodilian adalah buaya, aligator, caiman dan gharial. Apabila dibagi lagi maka ada 14 spesies buaya, 8 spesies aligator dan caiman serta 1 spesies gharial.

Buaya dan beberapa jenis kerabat dekatnya itu hidup atau bisa ditemukan di danau maupun rawa hutan tropis. Mereka saat di rawa atau air sungai berbaring bagaikan sebatang jayu gelondongan yang tidak bergerak. Namun apabila ada mangsa yang mendekati mereka, maka akan langsung diserang.

Suku bangsa buaya paa umumnya memiliki ciri-ciri rahang yang panjang dan juga mematikan. Gunanya rahang ini adalah untuk menagkap mangsa dan juga untuk membawa bayi-bayi mereka dengan sangat lembut.

Semua jenis buaya bisa dikatakan sebagai predator yang kuat dan berbahaya baik itu di darat dan di air. Mulanya buaya saat menetas sudah ditempah sebagai predator yang kuat yakni ditandai dengan kepekaannya disaat menetas.

Jadi sewaktu mendengar langkah induknya, mereka akan segera memanggil-manggil. Dan langsung sang induk membantu membuka dan meretakkan cangkang telur. Lalu sang bayi akan menggunakan gigitanya untuk membuka jalan keluar dari telur.

Namun tahukah Anda bahwa buaya, aligator, gharial dan caiman ini merupakan hewan yang berbeda jenis? Sekilas memang mereka terlihat sama, yakni memilihi rahang yang panjang.

Akan tetapi dari keempat jenis ordo tersebut mereka digolongkan ke dalam sub ordo yang berbeda. Untuk dapat membedakannya maka bisa melihat dari mocongnya.

Lebih mudah lagi mengenal mereka yaitu bahwa gigi bawah buaya terlihat meskipun mulutnya tertutup rapat. Akan tetapi pada gigi aligator tak terlihat saat mulutya tertutup.

Berbeda lagi dengan gharial yakni mempunyai rahang yang panjang dan runcing yang dikelilingi gigi sebanyak 100 buah. Lalu tonjolan atau gumpalan di bagian atas moncongnya itu menandakan bahwa ia adalah seekor jantan. Uniknya lagi gharial hanya bisa ditemukan di India.

3.2. Ordo Chelonia

Bangsa Kura-kura

berkahkhair.com

Jenis reptil yang masuk ke dalam Ordo Chelonia adalah penyu, kura-kura dan terrapin. Dari ketiga jenis sub ordo ini mungkin Anda baru mengenal terapin. Ya, terapin, penyu dan kura-kura merupakan jenis hewan melata yang memiliki cangkang atau tempurung yang sangat keras di bagian punggungnya, seperti halnya perisai.

Nah, tahukah Anda apa fungsi dari tempurung tersebut? Tempurna pada kura-kura atau sejenisnya ini terbuat dari tulang dan sel tanduk yang berfungsi melindungi tubuhnya yang lunak dan lembut.

Diantara anggota tubuh bangsa kura-kura hanya kepala, 2 pasang kaki dan ekor saja yang menonjol keluar. Disaat kura-kura sedang dimangsa oleh oredator lain maka ia akan menarik diri masuk ke dalam tempurungnya.

Namun, tahukah Anda apa perbedaan dari kura-kura, penyu dan terapin? Berikut penjelasannya:

• Kura-kura memiliki tempurung yang mengarahkan kepalanya ke atas sehingga memungkinkan mereka menyantap tumbuhan yang lebih tinggi.

• Penyu memiliki 2 pasang kaki yang mirip seperti duyung. Sehingga membantunya untuk berenang. Diantara ketiga sub ordo kura-kura ini hanya penyu yang berumur panjang yakni bisa mencapai 150 tahun.

• Terapin adalah jenis kura-kura yang mampu menjelajahi sungai dan laut. Terapin untuk jenis sungai memiliki ukuran yang lebih besar daripada terapin laut. Untuk terapin jenis air sungai memakan jenis tumbuhan.

Apabila hendak ingin bertelur maka akan meletakkan butiran telurnya di tepian pasir lalu meninggalkannya. Dewasa ini kehadiran terapin sudah sedikit disebabkan sering diburu oleh manusia untuk dijual kembali.

3.3. Ordo Lacertilia

Bangsa Kadal

pecintahewan.com

Apa itu ordo lasertilia? Lasertilia adalah kelas reptil sebangsa kadal. Jika dihimpun keseluruhan ada 3.800 spesies kadal yang menyebar di seluruh benua. Sehingga diantara ordo lain maka kadal-lah yang menjadi kelompok paling besar dari bangsa reptil.

Kadal dapat dengan mudah ditemukan di daerah tropis. Ukuran kadal pun bervariasi ada yang berukuran kecil (7.5 cm) hingga berukuran besar semisal komodo (3 m).

Apa saja sih jenis-jenis ordo kadal? Berikut penjelasannya:

• Kadal adalah jenis reptil yang memiliki kulit yang keras, kering dan berduri pada sisiknya. Dimana fungsi duri yang melekat pada kulitnya ini adalh untuk melindungi diri dari pemangsaa atau predator.

Hampir semua jenis kadal memiliki 2 pasang kaki. 1 pasang kaki di depan dan 1 pasang kaki di belakang. Mereka gunakan kaki tersebut untuk melarikan diri dari pemangsa dan memanjat pohon.

Sehingga jaangan heran mereka terkenal sebagai reptil yang sangat cepat melarikan diri. Kemudian, kadal memiliki kepala yang cukup besar dengan sepasang kelopak mata yang berkembang dengan baik.

Kadal juga memiliki ekor yang panjang. Apabila diburu oleh pemangsan maka ia akan memutuskan ekor lalu lari dengan cepat. Karena ekor tersebut akan beregenerasi dengan yang baru.

Untuk bertahan hidup kadal akan memakan hewan yang lebih kecil dari ukuran tubuh aslinya, misalnya cecak, serangga, katak dan lain sebagainya.

• Tuatara adalah salah satu contoh jenis reptil yang masih hidup sejak 140 juta tahun yang lalu. Sehingga tuatara dikenal juga sebagai fosil yang hidup. Tuatara mampu bertahan hidup pada suhu 7°C . Hewan melata ini bisa ditemukan di Selandia Baru.

• Komodo adalah jenis kadal yang paling besar diantara semua kadal. Panjang komodo bisa mencapai 5 m dengan berat badan 150 kg. Ukuran badan tidak membuat komodo untuk berlari dengan cepat bahka memanjat sekalipun.

Untuk bertahan hidup, komodo mengkonsumsi babi, kambing, rusa dan bahkan jenis bangkai lain. Selain sebagai pemanjat yang handalm komodo juga dikenal sebagai perenang yang hebat. Hewan ini bisa ditemukan di Indonesia yakni di Pulau Komodo, Flores dan Padar.

• Iguana laut adalah jenis hewan melata yang habitat aslinya di laut. Apabila ia hendak berenang maka ekor akan membantunya menyibakkan air laut dengan kuat. Ia akan memasuki area laut hanya untuk mencari makan. Karena hewan ini termasuk ke dalam golongan hewan herbivora yakni rumput laut.

• Iguana darat adalah jenis reptil yang tumbuh dan berkembang di pohon-pohon. Iguana ini pertama berasal dari Amreka Utara, lalu disebar ke seleruh dunia untuk diperkenalkan. Iguana memiliki panjang tubuh mulai dari 1-2 meter. Meskipun demikian iguana ternyata bisa juga berenang dengan baik.

Dengan cakar yang kuat dan tajam ia gunakan untuk melindungi diri dari pemangsa. Biasanya iguana berkembang biak dengan baik pada musim gugur.

Ia mampu memproduksi telur 28 – 40 butir setiap kali masa kawin. Dan dibutuhkan kira-kira 3 bulan untuk menetas. Dan setiap bayi iguana memiliki panjang mencapai 20 centimeter.

3.4. Ordo Uphidia

Bangsa Ular

s-media-cache-ak0.pinimg.com

Ordo Uphidia merupakan jenis kadal dari kelompok ular. Ada sebanyak 2.400 spesies ular yang menyebar di hampir semua benua. Kecuali untuk Selandia Baru, Irlandia, Islandia dan Antartika.

Berbeda dari jenis reptil lain, ular tidak memiliki kaki. Namun demikian ia memiliki gerakan yang cepat dan gesit. Baik itu di darat maupun di air. Selama tahapan evolusi ada kemiripan antara ular dengan kadal. Hanya saja mereka kelihangan kakinya saat tahapan tersebut.

Semua jenis ular adalah pemangsa atau carnivora. Ia akan melilit mangsanya dengan kuat hingga lemas. Dan untuk spesies ular yang lain, ia membunuh mangsanya dengan menggunakan racun yang terdapat pada bisanya sebelum akhirnya dimakan secara utuh.

Sehingga para ahli taksonomi membedakan ular berdasarkan cara memakan mangsa. Yaitu ular beracun dan ular yang tidak beracun. Apa yang dimaksudn ular beracun dan tidak beracun? Berikut ulasannya:

• Ular Beracun atau Berbisa adalah jenis ular yang sangat ditakuti oleh manusia dan hewan kecil lainnya. Tidak hanya taringnya namun juga bisanya mampu melumpuhkan mangsa dalam hitungan menit. Taring beracun yang dimiliki oleh ular berderik terletak di bagian depan mulut lebih berbaya dibandingkan di belakang mulut.

Taring beracun yang dimiliki oleh jenis ular viper mempunyai engsel sehingga dengan mudah melipat mulutnya ketika hendak ditutup. Sewaktu ada bahaya maka viper otomatis akan membuka mulut dan taring akan terdorong ke depan.

Racun pada jenis hewan melata ini tersimpan pada kelenjar racun yang terletak di bawah mata. Jadi ketika hendak menggigit mangsa maka racun akan dipompakan ke tubuh mangsa melalui taring.

Ulat yang memiliki taring beracun di belakang mulut kurang berbahaya karena ia akan menggigit mangsanya terlebih dahulu bari kemudian melukai dengan racun.

Diantara semua jenis ular beracun, hanya ular Cobra India yang paling berbahaya dan berbisa. Apabila ia dalam bahaya maka ia akan mengepakkan rusuknya hingga membentuk tudung. Sehingga membuat lawan seolah-olah tidak berani untuk mendekat.

Cobra India juga dapat menyerang mangsanya dari jarak jauh yakni dengan menyemprotkan racun langsung ke korban.
Apabila racun tersebut mengenai mata maka aka mengakibatkan kebutaan. Adapun jenis mangsa yang dimakannya adalah kadal, burung, katak, pengerat dan sesama ular sendiri.

• Ular Pembelit adalah jenis ular yang melumpuhkan mangsa dengan cara melilit dengan kuat hingga mangsa lemas dan lumpuh bahkan sampai mati. Contohnya adalah boa, piton dan anakonda.

Mereka akan membelit tubuh mangsanya sampai tidak bernapas. Tulang rusuk korban akan ditekan hingga hancur atau remuk. Lalu kemudian dimakan bulat-bulat. Apabila mangsangya besar maka ia membutuhkan waktu 3 – 4 bulan untuk mencernanya. Karena sistem pencernaan ular ini lambat.

D. Sistem Organ Hewan Reptil

Struktur Organ Reptil

indahislam.com

Sistem organ hewan reptil hampir sama dengan hewan dari jenis lain seperti mamalia. Yakni terdiri dari sistem sirkulasi, sistem pernapasan, sistem pencernaan, sistem ekskresi dan sistem reproduksi. Untuk dapat memahami kelima sistem ini maka akan kami bahas satu persatu.

4.1. Sistem Sirkulasi

Sistem sirkulasi atau peredarahan darah reptil lebih maju dibandingkan dengan amfibi. Setiap jantung pada hewan reptil dibagi menjadi 4 ruang yakni atrium kanan, atrium kiri, ventrikel kanan dan ventrikel kiri serta sebuah sinus venosus.

Sistem sirkulasi pada reptil dikenal juga dengan sistem peredaran darah ganda. Artinya darah yang kekurangan oksigen akan masuk ke jantung lalu melewati sinus venosus menuju atrium kanan dan selanjutnya ke ventrikel kanan.

Darah akan dipompa menuju paru-paru lalu masuk ke atrium kiri dan lalu menuju ventrikel kiri. Selanjutnya darah dari ventrikel kiri akan keluar melalui aorta menuju seluruh tubuh.

4.2. Sistem Pernapasan

Sistem pernapasan reptil ialah paru-paru. Udara yang masuk melalui hidung atau mulut akan dialirkan melalui trakea lalu ke bronkus dan terakhir singgah ke paru-paru untuk diproses.

Namun setiap jenis reptil memiliki anatomi paru-paru yang berbeda. Contohnya paru-paru buaya, kura-kura dan kadal memiliki paru-paru yang lebih kompleks sehingga seolah-olah berbentuk seperti spons.

Namun untuk jensi kadal seperti bunglon memiliki kantung hawa di bagian paru-parunya sehingga membuatnya bisa melayang sesaat di udara.

4.3. Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan hewan reptil terdiri dari satu saluran dan satu kelenjar pencernaan. Saluran tersebut ialah mulut, kerongkongan, lambung, usus dan kloaka.

Sedangkan sistem kelenjar terdiri dari kelenjar ludah, pancreas dan hati. Setiap makanan yang masuk ke dalam saluran mulut akan dilumasi oleh kelenjar ludah. Lalu masuk melewati kerongkongan dan terakhir ke lambung.

Saat di lambung makan akan dicerna kembali dan disalurkan lagi ke usus untuk diserap nutrisnya. Dan proses terakhir sisa makanan akan dibunag melalui kloaka dalam bentuk tinja atau feses.

4.4. Sistem Ekskresi

Sistem ekskresi pada hewan reptil berupa ginjal, paru-paru, kulit dan kloaka. Sebagaimana diketahui bahwa ekskresi merupakan sistem pembuangan hasil sisa metabolisme.

Ginjal pada hewan reptil berfungsi menyaring setiap zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh dan mengeluarkannya dalam bentuk urine melalui kloaka.

Namun beda halnya dengan jenis reptil yang hidup di darat, hasil sisa metabolismenya berupa asam urat yang berwarna putih dan berbentuk padat.

4.5. Sistem Reproduksi

Sistem reproduksi hewan reptil terbilang unik. Hal ini disebabkan karena reptil sendiri terbagi menjadi 2 sifat. Yakni bersifat ovipar (bertelut) dan ovovivipar (bertelur beranak).

Contoh hewan yang ovovivipar adalah kadal dan ular. Telur menetas dalam perut induknya. Agar si bayi bisa memperoleh makanan maka ia mengambil protein atau nutrisi dari cangkang telur berupa kuning telur.

Saat musim kawin, penis dari jantan akan masuk ke dalam organ kelamin betina. Apabila ovum telah dibuahi melaui oviduct maka akan dikelilingi oleh cangkang yang tahan terhadap air.

Beberapa jenis reptil umumnya akan meninggalkan telur di tempat yang aman dan hangat. Mereka hanya akan memantau telur dari kejauhan. Di dalam cangkar telur sudah tersedia persediaan makanan yang melimpah buat anak-anaknya.

E. Seputar Faktar Tentang Reptil

Keunikan Reptil

berkahkhair.com

• Ular terbesar yang hidup sekarang ini adalah anakonda dan terdapat di Amerika Selatan.
• Kadal terbesar adalah komodo dan Pulau Komodo adalah salah satu pulau yang dihuni oleh komodo.
• Bunglon mampu mengubah warna kulitnya sesuai lingkungan atau memikiri. Ia akan menyerang mangsanya dengan cara menjulurkan lidahnya yang panjang bagaikan tongkat.
• Semua jenis reptil adalah karnivora. Hanya iguana laut saja yang mengkonsumsi rumput laut. Dan terdapat di Kepulauan Galapagos di Pasific.

  •  
    1
    Share
  •  
  •  
  •  
  • 1
  •  
  •  
  •  

2 Comments

  1. kornelius Sel, 11 Oktober 2016
  2. Lidha Maul Rab, 12 Oktober 2016

Leave a Reply