Ulasan Lengkap Fungsi, Bagian, Jenis Dan Struktur Bunga Beserta Gambarnya

Bagian-bagian Bunga –  Bunga merupakan bagian terpenting dari suatu tumbuhan karena dengana danya bunga akan membantu proses perkembangbiakan (reproduksi) suatu tanaman. Bunga biasanya muncul pada jenis tanaman yang berbunga.

Setiap bunga memiliki beberapa bagian yang masing-masing berperan satu sama lain, setiap bagian ini memiliki keunikan tersendiri dimana saling melengkapi agar bunga dapat tumbuh menjadi lebih sempurna sehingga dengan begitu orang yang memandang akan menyukainya.

A. Fungsi Bunga

Fungsi bunga

pixabay.com

Fungsi Bunga –  Fungsi bunga yaitu sebagai tempat terjadinya proses reproduksi (perkembangbiakan) secara generatif (alami) dengan bantuan penyerbukan dan juga melalui pembuahan.

Fungsi bunga lainnya secara umum adalah sebagai pemikat hewan atau serangga lain untuk membantu proses penyerbukan. Hal ini didasari dari beberapa bunga yang memiliki warna yang cerah.

Ada juga beberapa bunga yang menghasilkan aroma yang khas ataupun panas. Sehingga dengan adanya dua ciri  ini bertujuan untuk memikat hewan agar cepat terjadinya proses penyerbukan.

Dalam beberapa kondisi bunga juga dianggap sebagai suatu bentuk organ untuk bertahan pada saat kondisi yang kurang menguntungkan bagi pertumbuhan.

Ada beberapa jenis tumbuhan akan membentuk bunga jika kekurangan air atau pada kondisi suhu rendah. Seperti bunga kertas atau biasa dikenal dengan bunga Bougainvillea.

Perlu diketahui bahwa bunga merupakan perpanjangan dari tunas batang dimana bentuk, struktur, warna dan susunannya disesuaikan berdasarkan kepentingan tumbuhan itu sendiri.

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa bunga merupakan bagian terpenting dari suatu tanaman. Dengan kehadiran bunga maka bisa mendeskripsikan bagian batang maupun ranting dari suatu tanaman. Jika dirincikan fungsi bunga memiliki dua fungsi diantaranya:

1. Fungsi Biologis – artinya adalah bunga memiliki suatu siklus biologis yang saling memberikan peran penting bagi keseluruhan tanaman. Fungsi bilogis bunga tersebut ialah

Fungsi Biologis Bunga 1

best-wallpaper.net/

  • Berfungsi sebagai organ reproduksi (seksual), maksudnya adalah kehadiran bunga dapat diajadikan tempat bertemunya antara gamet jantan dan gamet betina pada tanaman tersebut.
  • Berfungsi sebagai tanaman yang memiliki peranan penting sebab tanaman lain akan menggantungkan proses perkawinan atau reproduksi dan juga penyebarannya melalaui bunga tersebut.
  • Berfungsi sebagai tempat bertahan disaat kondisi yang kurang menguntuingkan. Maksudnya ialah ada beberapa tanaman yang bisa tumbuh dilokasi kering, dengan begitu tumbuhan tersebut dengan sendirinya akan beradaptasi dengan cara membentuk bunga disaat mengalami kekurangan air.
  • Berfungsi sebagai pemikat dari maca-macam serangga artinya dengan adanya bunga maka secara tidak langsung akan membantu proses penyerbukan pada bunga. Ini diistilahkan dengan perkembangbiakan secara vegetatif. Karena ada juga beberapa bunga perkembangbiakannya dengan biji sehingg dapat ditanam kembali.

2. Fungsi Nonbiologis – ini dapat ditinjau dari sisi manfaat yang dimiliki bunga, artinya kehadiran bungan ini dapat bermanfaat bagi organisme lainnya bukan saja untuk kepentingan bunga itu sendiri. Ada beberap fungsi nonbiologis bunga diantaranya ialah:

Fungsi Nonbiologis Bunga 1

berkahkhair.com

  • Berfungsi sebagai hiasan yang indah dipandang di pekarangan rumah sehingga dapat berefek terhadap ruangan
  • Berfungsi sebagai aksesoris rumah maupun ruangan.
  • Berfungsi sebagai tanaman yang dapat mengusir serangga yang mengganggu semisal nyamuk.
  • Berfungsi sebagai nektar (sari bunga) yang dibutuhkan oleh serangga dan unggas lain. Semisal kupu-kupu, lebah atau burung kolibri.
  • Berfungsi sebagai aroma terapi dimana wangi tersebut dapat memikat dan mampu membuat suasana menjadi lebih sejuk, rileks dan nyaman (terkhusus bunga tertentu).
  • Sebagai indikator yang menyatakan tumbuhan tersebut baik atau tidak. Karena ada beberapa tanaman yang memiliki kondisi bunganya buruk.
  • Berfungsi sebagai makanan yang menyehatkan sebab ada beberapa bunga bertransformasi menjadi buah yang layak dikonsumsi.

B. Bagian-bagian Bunga Beserta Fungsinya

Bagian bagian bunga

berkahkhair.com

1. Bagian Induk Tangkai Bunga – Bagian tangkai bunga – atau biasa disebut dengan nama latin Rachis Pedunculus berfungsi sebagai penyangga atau penopang dan juga penghubung antara ranting dengan tangkai (lihat gambar). Tangkai bunga merupakan bagian bunga pertama.

2. Bagian Tangkai Bunga – Fungsi dari tangkai bunga adalah penopang bunga. Berbeda dengan induk tangkai bunga, tangkai bunga lebih kepada bagian terakhir antara induk bunga dengan bagian paling dasar dari dasar bunga. Pada umumnya pada bagian tangkai bunga ini yang biasa kita petik bunga dari pohonnya.

3. Bagian Dasar Bunga – Dasar bunga atau dengan bahasa latin  receptacle adalah bagian ujung bunga setelah tangkai bunga yang berfungsi sebagai tempat tumpuan bagian bunga lainnya atau sebagai tempat meletakkannya mahkota bunga.

4. Bagian Daun Pelindung – Bagian selanjutnya adalah bagian daun pelindung atau istilah ikmiahnya brachtea. Pada bagian ini berfungsi sebagai tempat tumbuhnya bunga. Pada bagian daun pelindung ini bunga tumbuh dan berkembang sekaligus dan ini juga merupakan bagian terakhir dari bunga.

Bagian-bagian Bunga Beserta Fungsi 1

berkahkhair.com

5. Bagian Daun Tangkai BungaKemudian bagian selajutnya adalah tagkai daun bunga atau dengan nama ilmiahnya brachteola. Adapun fungsi dari bagian tangkai bunga yaitu sebagai daun pelindung. Letak tangkai bunga persis di pangkal tangkai bunga.

6. Bagian Kelopak Bunga – Kelopak bunga atau disebut dengan sepal merupakan bagian dari bunga yang berfungsi untuk melindungi dan juga menyelimuti mahkota bunga disaat bunga masih dalam posisi kuncup maupun sudar mekar. Bagian ini merupakan bagian terpenting dari suatu tanaman.

Ketika bunga sudah mulai mekar, maka kelopak bunga akan ikut membuka, dan membiarkan bunga tersebut mekar. Ketika bunga sudah mekar sempurna, kelopak bunga akan membentuk seperti bagian dasar dari sebuah bunga, dengan warna hijau daun.

7. Bagian Mahkota Bunga – Bagian bunga yang paling indah itu terdapat pada mahkota bunga. Sebab pada mahkota bunga memilki beraneka ragam warna yang menarik dan indah dipandang. Sehingga ahli tanaman menyatakan bahwa mahkota bunga disebut sebagai perhiasan bunga.

Mahkota bunga atau nama lainnya corolla dengan corak beraneka ragam menjadikannya sasaran utama bagi serangga untuk memperoleh benang sari dalam proses penyerbukan.

Inilahyang menjadikan fungsi dari mahkota bunga yaitu membantu dalam proses penyerbukan. Mahkota bunga merupakan bagian luar dari struktur bunga. Inilah yang menyebabkan mahkota bunga sebagai salah satu indikator dari keindahan dan kecantikan dari suatu tanaman.

8. Bagian Benang Sari  Benang sari atau stamen adalah bagian alat kelamin jantan dari bunga. Fungsi dari benang sari yaitu membantu proses perkembangbiakan atau reproduksi sebuah bunga sehingga dengan perkembangbiakan ini nantinya akan menghasilkan tanaman baru.

Pada bagian stamen terdiri dari 3 bagian utama diantaranya adalah kepala sari atau atheral, serbuk sari atau polen  dan tangkai sari atau filament.

9. Bagian Putik Bunga  Putik atau pistil ialah alat kelamin betina yang fungsinya utnuk perkembangbiakan bunga. Pada putik terdapat bakal bunga (carpell) dan juga bakal biji (ovalum). Putih atau pistil terletak ditengah-tengah bagian bunga dimana dikelilingi benang sari.

C. Jenis-Jenis Bunga

Keindahan seputik bunga Bunga yang indah tentunya memiliki beragam macam jenis-bunga, sehingga tidak semua bunga yang kita temukan selalu memberikan keindahan untuk dilihat.

Jika ditinjau dari kelengkapan bagian bunga dan alat kelamin bunga, maka dapat dibedakan menjadi 4 bagiah yaitu bunga lengkap, bunga tidak lengkap, bunga sempurna dan tidak sempurna. Keempat jenis bunga ini akan kita bahas satu persatu.

1. Bunga Lengkap

Bunga kembang sepatu

pixabay.com

Pengertian Bunga Lengkap – Bunga lengkap yaitu salah satu jenis bunga yang memiliki 9 bagian bunga (seperti penjelasan diatas). Ini artinya adalah seluruh bagian bunga ada diataranya induk tangkai bunga, tangkai bunga, dasar bunga, daun pelindung, daun tangkai bunga, kelopak bunga, mahkota bunga, benang sari dan putik bunga.

Contoh dari bunga lengkap yaitu bunga kembang sepatu, bunga bakung, tembakau, mawar, melati, dan terung

2. Bunga Tidak Lengkap

Bunga tidak lengkap

pixabay.com

Pengertian Bunga Tidak Lengkap – Dikatan bunga tidak lengkap ialah tidak utuhnya salah satu satu dari 9 bagian bunga yang ada, bisa itu dari perhiasan dan juga alat kelamin bunga. Bunga tidak lengkap dibedakan menjadi dua kelompok.
  • Perhiasan Bunga Tidak Lengkap – , maksudnya adalah tidak memiliki bagian mahkota bunga atau kelopka bunga. Bunga dengan jenis ini uga disebut dengan bunga telanjang. Contohnya bunga kamboja dan bunga kelapa
  • Alat Kelamin Tidak Lengkap  merupakan jenis bunga yang hanya memiliki satu kelamin saja. Jenis bunga seperti ini biasanya disebut bunga berkelamin tunggal. Karena hanya tersdiri dari bunga jantan dan unga betina.
    Contohnya bunga mentimun dan bungan salak. Namun ada juga bunga tidak berkelamin atau disebut bunga mandul. Misalnya saja bunga pita pada bunga matahari.

3. Bunga Sempurna

Bunga sempurna

pixabay.com

Bunga Sempurna –  suatu jenis bunga dikatakan bunga sempurna ialah memiliki  banyak fungsi dan bagian bunga yang paling komplit. Ini disebabkaan karena memiliki bagian mahkota dan kelopak bunga. Namun di dalam bunga sempurna juga memiliki dua organ kelamin sehingga ini sering diistilahkan dengan bunga hermaprodit.

Contoh dari bunga sempurna adalah bunga matahari dan bunga mawar. Kedua jenis bunga ini memiliki bagian dan fungsi yang paling komplit.

Baca:
Contoh Bunga Sempurna dan Tidak Sempurna

4. Bunga Tidak Sempurna

Bunga tidak sempurna

berkahkhair.com

Bunga Tidak Sempurna  Bunga jenis ini hanya memiliki satu alat reproduksi saja, misalnya hanya ada alat kelamin jantan (benang sari ) atau alat kelamin betinan (putik).

Pada umumnya jenis bunga tidak sempurna antara pohon dengan alat kelaminnya itu terpisah satu sama lain. Dengan begitu sering sekali muncul istilah tumbuhan atau tanaman jantan atau juga tanaman betina.

mengacu pada jenis bunga yang hanya memiliki satu alat kelamin saja. Biasanya, tanaman dengan bunga yang berjenis bunga tidak sempurna ini memiliki alat kelamin yang terpisah antar pohon atau tanamannya, sehingga seringkali memunculkan istilah tanaman jantan dan juga tanaman betina.

Kita bisa ambil contohnya yaitu pada tumbuhan jagung dan mentimun. Selain itu antara tanaman satu dengan lainnya terdapat jenis kelamin yang berbeda istilah ini disebut dengan diesis, misalnya pada tumbuhan salak dan siwalan.

D. Struktur  Bunga

Struktur bunga

globalrowingclub.files.wordpress.com

Struktur Bunga – Menurut ilmu anatomi struktur antara mahkota dan kelopak bunga terdapat sel-sel yang sama atau istilahnya sel parenkimatis yang terletak diantara sel epidermis atas dan abawah.

Sama halnya dengan daun, jaringan epidermis pada kelopka bunga dilapisi oleh stomata (mulut daun), trikomata dan kutin dimasa masing-masing mengandung sel klorofil.

Namun antara benang sari dan putik bunga memiliki struktur sel yang berbeda. Pada bagian benang sari terdiri dari tangkai sari dan kepala sari. Keduanya ini tersusun oleh sel parekimatis dimana struktur selnya lebih sederhana karena vakuolanya tidak dilengkapi ruang atau bilik antarsel.

Pada bagian kepala sari terdiri atas jaringan endotesium, epidermis (lapisan bawah) dan lapisan tengah. Sedangkan pada bagian ruang sari (lokus) ditemukan butir-butir serbuk sari atau istilah biologisnya polen yang menjadi sel jantan dalam proses penyerbukan.

Demikianlah penjelansan mengenai bagian, fungsi dan struktur bunga yang disertai dengan gambar. Smeoga dapat menambah pengetahuan anda ataupun menambah referensi bagi siswa maupun mahasiswa.

E. Bagaimana Proses Pembentukan Bunga?

Ini merupakan suatu pertanyaan yang menarik. Manusia pada dasarnya akan terpikat dengan terbentuknya bunga. Karena bunga sendiri mempunyai fungsi memikat perhatian banyak orang.

Perlu dipahami bahwa bunga tidak akan terbentuk sebelum jaringan tempat bunga muncul belum mencapai tahap kematangan atau dikenal dengan maturity tetapi juga tidak terlalu tua atau senile.

Untuk tanaman yang berbentuk pohon, jaringan yang baru akan sulit membentuk bunga karena hal ini didasari oleh masih tahap berkembang.

Namun beda halnya apabila sudah mencapai tahap kematangan yang sering sekali ditandai dengan nisbah karbon-nitrogen atau nisbah C-N yang tinggi.

Dengan kandungan karbon yang tinggi akan secara otomatis menimbun zat metabolisme dalam bentuk senyawa polisakarida.  Yang mana nantinya dapat dijadikan sebagi energi untuk membentuk bunga.

Dengan nisbah C-Nyang tinggi akan menstimulus terbentuknya bunga yang baru. Namun ini hanya berlalu untuk jenis bunga tertentu saja. Karena ada beberapa bagian jenis bunga yang membutuhkan stimulus lain untuk memunculkan bunga.

Pemicu lain ini bisa dari suhu yang rendah dalam beberapa hari, lamanyan penyinaran atau fotoperiodisme dan kekurangan air.

Contohnya tumbuhan yang memerlukan pemicu tambahan adalah gandum. Yang akan muncul bunga pada panas. Lalu anggrek merpati yang akan memunculkan bunganya pada saat malam yang dingin.

Contoh lainnya yaitu kopi yang akan terbentuk bunga apabila sudah melewati musim kering selama dua bulan lalu diikuti dengan hujan ringan.

 

  •  
    1
    Share
  •  
  •  
  •  
  • 1
  •  
  •  
  •  

2 Comments

  1. Nasirullah Sitam Rab, 11 Mei 2016
  2. Mesra Berkelana Kam, 19 Mei 2016

Leave a Reply