Uraian Lengkap: Dari Manfaat, Budidaya Hingga Resep Olahan Pisang Kepok

Pisang Kepok adalah salah satu jenis pisang yang masuk ke dalam kelompok kultivar ABB artinya pisang jenis ini termasuk ke dalam kelompok pisang olah atau plantain disebabkan tinggin kandungan patinya.

Asal usul pisang kepok bermula dari negara Filipina. Yang biasanya mereka menyebutnya dengan Saba atau Sab-a ataupun Cardaba. Di daerah Bali menyebut pisang kepok dengan istilah Biu gedang saba.

Kemudian di Malaysia menyebutnya dengan pisang nipah atau abu. Dan di Thailand menyebutnya dengan Kluai Hin.

Pisang kepok memiliki rasa yang khas yakni manis-manis jambu. Artinya rasa manis yang dihasilkan oleh pisang kepok berbeda dengan pisang barangan atau raja.

Dengan memiliki rasa yang cukup manis dan juga tekstur yang bagus  menjadi pilihan bagi pengusaha untuk memasarkan, mengolah maupun membudidayakan pisang kepok ini.

Meskipun harga pisang ini dipasaran relative cukup murah, namun kualitasnya tidak kalah bersaing dengan jenis pisang lain. Baik itu dari segi manfaat ataupun segi keuntungan yang di dapat.

Seperti yang dilansir oleh Koran kaltim, dengan membudidayakan pisang kepok dapat merauk keuntungan hingga 18 juta perbulannya.

Di Provinsi Kaliman Timur, tepatnya di kabupaten Kutai Timur, Kecamatan Kaliurang, Dusun Golok merupakan desa yang paling banyak membudidayakn pisang kepok.

Berkata Pak Ibrahim salah seorang Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Kaltim bahwa Kelompok tani yang tergabung dalam Sub Terminal Agribisnis (STA) telah mengadakan workshop untuk memasarkan hasil pertanian pisang kepok ini ke Surabaya dan Jakarta.

Karena dalam satu hektar lahan pisang yang sesuai dengan SOP bisa ditanami pohon pisang kepok sebanyak 400 pohon dan dalam satu pohon mampu menghasilkan sedikitnya 4 sisir pisang.

Dengan data yang kami tampilkan diatas sudah menjadi suatu hal yang tak diragukan lagi bahwa dari segi bisnis dan manfaat yang nanti akan kita jelaskan menyatakan bahwa tidak ada ruginya untuk mengolah pisang kepok ini.

Namun perlu diketahui juga ada dua jenis pisang kepok yang populer di Indoensia yakni pisang kepok kuning dan putih.

Dari kedua jenis pisang kepok ini memiliki kandungan nutrisi yang sama. Namun dalam hal rasa dan kenikmatan maka pesing kepok kuninglah yang memiliki rasa yang manis dan nikmat.

Namun apa saja manfaat yang dapat kita peroleh dari pisang kepok ini? Berikut penjelasannya:

A. Manfaat Pisang Kepok

Khasiat Pisang Kepok

jurnalasia.com

#1 Manfaat Pisang Kepok Untuk Meredakan Penyakit Maag Akut dam Kronis

Apabila kita terlalu sering mengkonsumsi obat anti-inflamatory maka timbul luka pada dinding lambung atau teoatnya di lapisan mukosa. Para dokter kesehatan menyebutkannya dengan istilah penyakit ulkus atau borok.

Penyakit ulkus atau borok ini disebabkan oleh bakteri yang disebut dengan H.pylori. Bakteri jenis ini akan dapat meningkatkan jumlah amonia dalam perut sampai bisa bertahan hidup.

Apabila bakter ini terus dibiarkan maka akan berdampak pada kesehatan lambung sehingga akan berakibat fatal sehingga menyebabkan terjadinya kanker lambung.

Dengan mengkonsumsi pisang kepok maka mampu mengatasi dan juga menghilangkan rasa sakit akibat penyakit maag.

Dalam satu pisang kepok mengandung kalium, magnesium dan mangan yang cukup tinggi. Selain ini jenis pisang yang agak besar ini juga mengandung serat, vitamin B6 dan C seta asam folat.

Setiap satu pisang dengan ukurann sedang mengandung energi sebesar 100 kalori. Dan enzim yang terdapat di dalamnya juga mampu menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya.

Begitu juga dengan mengkonsumsi pisang kepok mentah yang akan membantu meningkatkan saluran pencernaan. Pada pisang kepok mentah ini menyediakan sejenis lapisan pelindung yang kuat untuk mecegah dan juga menyenbuhkan borok.

#2 Manfaat Pisang Kepok Untuk Mengobati Penyakit Batuk Darah dan Diabetes

Ada suatu senyawa yang berfungsi dalam mengobati penyakit batu darah yang diakibatkan adanya luka atau peradangan di dalam paru-paru. Dengan mengkonsumsi jenis pisang kepok ini maka akan membantu dalam mengatasinya.

Kadar gula yang seimbang menjadi salah satu alternative yang bagus untuk mengobatasi penyakit diabetes atau kencing manis.

Sehingga bagi kamu penderita diabetes maka jangan khawatir cukup mengkonsumsi pisang kepok ini secara rutin maka secara perlahan-lahan diabetes akan sembuh.

#3 Manfaat Pisang Kepok Untuk Menurunkan Berat Badan

Pisang kepok memiliki nutrisi yang tingggi. Dalam satu pisang kepok terdapat vitamin B6 yang berfungsi menolong sistem metabolisme atau pencernaan dalam tubuh.

Sehingga dengan memakannya secara teratur maka jangan terlalu dikhawatirkan lagi apabila  ada masalah dengan metabolisme badan. Kandungan lemaknya hanya 0,13 %. Dan ini merupakan kandungan lemak yang cukup rendah.

Dengan kadar lemah yang rendah sangat tepat untuk menjalankan program diet. Karena tubuh akan merasa kenyang tanpa mencemaskan bentuk badan.

Baca:
Pisang Tanduk, Buah Khas Desa Colo, Jawa Tengah
Penjelasn Lengkap 3 Jenis dan 16 Manfaat Pisang Ambon
8 Manfaat Mengkonsumsi Pisang Merah

#4 Manfaat Pisang Kepok Untuk Mengatasi Sembelit dan Diare

Kedua permasalahan diatas yakni berhubungan dengan sistem pencernaan. Sungguh tidak nyaman apabila setiap saat ke kamar mandi diakibatkan mules pada bagian perut.

Badan pun akan terasa lemas bahkan tak berdaya akibat cairan dalam tubuh yang terbuang bersamaan dengan seringnya buang besar.

Dengan permasalahan tersebut maka cukup mengatasinya dengan obat tradisional yakni mengkonsumsi pisang kepok kuning. Pisang kepok kuning merupakan pisang yang banyak mengandung serat dan juga nutrisi penting lainnya.

Oleh karena itu dengan memakannya dengan teratur maka segala yang berkaitan dengan sistem pencernaan dapat diatasi dengan baik serta optimal.

Demikianlah uraian singkat tentang manfaat pisang kepok ini. Namun dalam mengkonsumsinya jangan hanya terpaku pisang kepong yang telah matang saja.

Akan tetapi bisa divariasikan dengan mengolahnya menjadi bolu, kukus, keripik atau aneka olahan makanan lainnya. Agar Anda tidak merasa bosan dan enek saat memakannya dengan teratur.

B. Cara Budidaya Pisang Kepok

Cara Membudidayakan Pisang Kepok

belajarberkebun.com

Banyak manfaat yang diperoleh dari membudidayakan pisang kepok. Sebagaimana telah dijelaskan diawal. Yakni dari segi keuntungan bisa mencapai 18 juta perbulannya.

Buah yang memiliki ciri bentuk yang pipih dan berwarna kuning pucat ini akan lebih lezat memang jika diolah menjadi makanan seperti keripik, bolu, kukus atau makanan olahan lainnya.

Dari segi kualitas dan harga pisang keeping kuning ternyata dihargai lebih mahal dibandingkan pisang kepok putih.

Nah, dari sinilah mendorong para petani untuk mengembangkan sekaligus membudidayak pisang kepok kuning ini.

Pisang kepok bisa tumbuh dimanapun. Namun apabila ingin mendapatkan kualitas yang baik dan bagus maka teknik pemilhan dan perawatan juga menjadi syarat penting.

Permintaan yang tinggi dipasaran maka jangan heran pisang kepok ini menjadi buah pisang primadona di pasar-pasar tradisonal maupun modern. Nah, tahukah kamu bagaimana membudidayakan pisang kepok ini?

Setidaknya ada 3 aspek yang menjadi sorotan dalam membudidayakan pisang kepok. Ketiga aspek mesti dilakukan secara hati-hati agar hasil yang diperoleh maksimal. Diantaranya adalah

#1. Aspek Syarat Tumbuh Pisang Kepok

Aspek yang pertama ini merupakan aspek yang paling penting dan paling berpengaruh agar budidaya pisang kepok berjalan sukses.

#1.1 Kondisi Lingkungan dan Iklim Pisang Kepok

Diawal memang telah kami sedikit terangkan bahwa menanam pisang kepok dapat dilakukan dimana saja, asalkan memiliki lahan yang baik.

Akan tetapi karena tema pembahasan kali ini adalah ingin mendapatkan hasil yang maksimal maka kondisi cuaca dan juga lingkungan harus diperhatikan.

Syarat tumbuh pisang kepok dalam hal ini bisa ditanam di lahan basah maupun kering. Karena dimanapun pisang kepok ditanam, maka batangnya dapat menyimpan cadangan air.

Hanya saja di lingkungan yang kering akan sulit menghasilkan buah sebagaimana yang diawal sangat diharapkan.

Oleh karena itu kondisi yang baik adalah dengan memilih pertumbuhan pisang kepok pada iklim tropis yang cenderung basah dan juga lembab. Selain dua kondisi ini maka aspek angin juga perlu diperhatikan.

Akan tetapi jangan menaman pohon pisang kepok di wilayah yang sering terkena angina kumbang. Sebab wilayah ini nantinya akan merusak bagian daun yang akan berdampak pada pertumbuhan maupun perkembangan pohon pisang.

Wilayah yang dikatakan ideal dalam hal penanaman adalah dengan memiliki curah hujan antara 1520 sampai 3800 meter tiap tahunnya. Namun dengan catatan dua bulan musim kering.

Kemudian perhatikan juga curah hujan yang mesti seimbang dengan posis tinggi tanaman. Karena apabila ada saja air yang menggenangi area pohon pisang kepok, maka pohon akan cepat rusak bahkan membusuk.

#1.2 Media Tanam Pohon Kepok

Sama seperti tumbuhan lainnya, pisang kepok juga harus ditanam di media yang subur dengan kualitas tanah yang genbur dan kaya akan unsur haranya. Namun, alangkah baiknya menanam pohon pisang ini di lahan tanah yang mengadung kapurnya.

Sebab dengan kondisi ini maka pisang akan mudah menyerap nutrisi yang terkandung dalam tanah yang banyak humusnya dan dirawat secara berkala dengan menggemburkannya serta diberikan pupuk.

Ingat, jangan menanam pisang pada kondisi tanah yang sering mengalami erosi. Karena hal ini akan mengganggu hasil panen. Pilihlah tanah dengan kondisi daya serap yang tinggi terhadap air.

Dan jangan pilih tanah pada kondisi kandungan garamnya hanya sekitar 0,07%. Dan perlu juga diperhatikan pisang kepok mampu tumbuh di ketinggian 1000 mdpl hingga 2000 mdpl.

#2. Aspek Budidaya Pisang Kepok

Pada aspek kedua ini mencakup 5 hal diantaranya pemilihan bibit, pengolahan media tanah, penanaman pisang, proses perawatan dan penangan terhadap hama penyakit.

Apabila ke lima aspek ini diterapkan secara maksimal maka akan mendapatkan hasil yang maksimal. Berikut penjelasannya:

#2.1 Pemilihan Bibit

Sudah menjadi suatu yang lazim bahwa memilih bibit yang unggul akan mendapatkan kualitas pisang yang baik. Kita ketahui bersama bahw bibit pisang berasal dari tunas.

Sebab pisang sendiri melakukan perkembangbiakan secara vegetatif. Yakni perkembangbiakan dengan menhgasilkan tunas-tunas baru.

Kriteria bibit yang baik adalah memiliki tinggi 1 – 1,5 meter. Dan diambil dari pohon pisang kepok yang memiliki kualitas buah yang bagus, produktif dan banyak buahnya.

Pilihlah bibit pisang kepok yang sedikit telah dewasa. Yang ditandai dengan memiliki bakal bunga dan juga bonggol yang berfungsi sebagai tempat cadangan makanan.

Dan pilihlah bibit yang daunnya masih kelihatan menggulung seperti daun bambu yang baru dan hindari memilih bibit yang daunnya sudah melebar.

#2.2 Pengolahan Media Tanah Pohon Pisang Kepok

Sebagaimana yang telah dijelaskan diawal mengenai aspek syarat tumbuh yakni iklim, kondisi angin dan letak geografis. Pemilihan media tanam juga merupakan faktor terpenting untuk menghasilkan pisang kepok yang bagus.

Pengolahan media tanah pisang kepok yakni dengan memastikan bahwa di area tanam, hama yang nantinya akan merusak batang dan buah pisang agar dibasmi terlebih dahulu.

Yaitu dengan membersihkan gulma, semak-semak, rumput gajah serta aliran air yang berfungsi untuk jalannya air yang menggenang.

Kemudain setelah itu agar dibuatkan sengkedam yang mesti disesuaikan dengan kontur tanah. Dan alangkah baiknya pembuatan sengkedam ini ditanami rerumputan atau batu. Bahkan bila perlu ditanami lamtora agar tidak terjadi erosi.

Lamtoro bagi tanaman sangat berfungsi sebagai penahan angina agar tidak merusak daun pisang karena lamtoro memberikan sifat unsur Nitrogen pada pohon pisang.

#2.3 Penanam Pisang Kepok

Setalah pemilihan bibit telah dan media tanam juga sudah baik maka selanjutnya adalah penanaman bibit pisang kepok. Bibit pisang kepok ditanam dengan jarak yang cukup lebar agar setealh 3 bulan dapat dimanfaatin menggunakan pola tanam lorong.

Karena lorong ini nantinya dapat dimanfaati untuk menanam tumbuhan lain seperti sayur mayor. Yang akan memberikan keuntungan double bagi petani.

Kedalam lubang bibit pohon pisang kepok adalah dengan ukuran 30x30x30 cm apabila medium tanahnya basah atau gembur. Akan tetapu untuk media tanahnya yang cukup berat dibuat kedalaman 50x50x50 cm. Dan jarak antar bibit yakni 3×3 meter.

Penanaman pisang kepok yang baik yakni pada musin hujan yang pada umumnya terjadi di bulan September hingga Oktober. Tapi perlu diingat sebelum ditanam maka taburi dahulu pupuk sekitar 20 kg. Agar nantinya kualitas buah pisang saat dipanen menjadi maksimal.

#2.4 Pemeliharaan Pohon Pisang Kepok

Pada bagain aspek pemeliharaan ini para petani dituntut untuk secara berkala membersihkan gulma yang menggangu pohon pisang. Pembersihkan gulma yaitu dengan menggemburkan tanah agar akar mapun tunas makin banyak.

Selain itu juga perlu dilakukan penjarangan. Penjarangan adalah proses mengurangi pohon pisang agar tidak lebih dari 3-4 pohon saja. Jadi cukup dalam satu pohon hanya terdiri dari 3-4 tunas pohon pisang kepok.

Kemudian dapat dilanjuti dengan pemotongan daun pisang yang telah kering. Hal ini mesti rutin dilakukan. Dan proses pemberian pupuk agar dilakukan 2 kali dalam setahun.

Pohon pisang membutuhkan nutrisi yakni zat kalium. Zat kalium yangdibutuhkan pisang sangat banyak sehingga dalam satu hektar pohon pisang kepok membutuhkan 207 kg pupuk urea, 138 kg fosfat, 608 kg Kalium klorida dan 200 kg batu kapus. Pemupukan ini dilakukan setiap 6 bulan sekali.

Selanjutnya ialah proses pengairan dan pemberian air yang harus rutin dihaga. Pengairan dapat dilakukan dengan menagliri aor ke saluran yang telah dibuat pada barisan pisang itu sendiri. Lalu apabila jantung pisang telah berbuah dan berjarak 25 cm maka jantung harus dipotong.

Baca: Manfaat Jantung Pisang

#2.5 Penangan Hama dan Penyakit

Hama memang tidak bisa terlepas dalam hal pembudidayaan. Hama yang perlu diwaspadai antara lain adalah ulat daun yang dapat diatasi dengan pemberian insektisida malathion. Dan hama yang kedua adalah serangga uret kumbang.

Uret kumbang merupakan hama yang menterang daun pisang dan batang pohon dan membuat lubang pada batang pisang. Lalu hama lainnya adalah bakteri bacillus yang menyebabkan bintik daun.

#3 Aspek Panen Pisang Kepok

Aspek ketiga ini adalah prosen panen yang telah ditunggu selama lebih kurang 3 bulan lebih. Dalam setahun bisa panen pisang kepok 2-3 kali dengan melihat dari usia maupun bentuk buah atau daun yang mulai mongering.

Buah yang telah siap dipanen yakni kisaran 90-100 hari. Apabila buah pisang kepok hendak dipasarkan maka perhatikanlah lokasi penjualannya agar tepat sasaran. Dan ingat buah pisang mampu bertahan selama 8-10 hari sejak panen.

Demikianlah penjelasan cara budidaya pisang kepok yang dapat diterapkan di pekarangan maupun lahan yang luas.

C. 15 Hal yang Unik dari Pisang Kepok

15 Hal yang Unik dari Pisang Kepok

reseputama.com

#1. Pisang kepok ternyata bukan asli pisang Indonesia melainkan pisang asli negara Philipina.

#2. Pisang kepok adalah pisang hasil persilangan antara Musa acuminate dengan Musa balbisiana dan termasuk ke dalam kelompok kultivar ABB.

#3. Pisang kepok masuk ke dalam kelompok pisang olah atau plantain karena memiliki pati yang tinggi.

#4. Meski pisang kepok adalah pisang yang gampang tumbuh namun ternyata pisang ini termasuk manja. Karena syarat tumbuhnya harus di lahan endermis, subur dan tanahnya cukup tebal.

#5. Pisang kepok paling ideal ditanam pasa musim penghujan.

#6. Saat menanam pisang kepok harus tertentu yakni seperti dadu dengan ukuran 50x50x50 cm.

#7. Beda dengan pisang jenis lainnya, untuk dapat hasil yang baik maka perlu penjarangan. Dalam satu pisang kepok lebih baik terdiri dari 3-4 pohon tunas baru.

#8. Saat mematikan tunas baru yakni mesti dengan memangkas atau memotong anakan kira-kira 20 cm dari permukaan tanah, lalu kemudian congkel pada bagian tengah batang dan beri 2-3 ml (1/2 sendok) minyak tanah.

#9. Untuk tumbuh optimal pisang kepok membutuhkan unsur hara yang cukup baik.

#10. Untuk mendapatkan kulit pisang kepok yang mulus dan terhindar dari bintik hitam cukup dibungkus dengan plastik.

#11. Agar penyerapan unsur hara berjalan baik maka potong jantung pisang kepok saat bauh sudah kelihatan banyak.

#12. Saat sudah tua pisang kepok sama layaknya dengan lansia yakni butuh sanggahan.

#13. Agar dapat buah yang bagus dan tidak pecah maka daun mesti dipotong pada bagian batangnya. Termasuk di dalamnya daun yang telah tua dan menguning. Cukup disisakan 6-8 batang daun saja.

Cara memotongnya harus membentuk sudut 45 derajat dan daun yang dipotong harus dibakar agar tidak menularkan penyakit dan hama.

#14. Saat yang paling ideal untuk memanen pohon pisang kepok adalah antara jam 7 – 10 pagi atau jam 3 -5 sore dan cuaca harus dalam keadaan cerah.

#15. Karena banyaknya permintaan pisang kepok ternyara dihargai cukup mahal.

Baca:
20 Jenis Pisang yang Digemari Masyarakat Indonesia

D. Resep Olahan Pisang Kepok

#1. Cara Membuat Getuk Dengan Pisang Kepok

Getuk Pisang Kepok

ajanjogja.com

Kita sebagai rakyat Indonesia tentu sudah sangat familiar dengan makanan getuk. Makanan getuk ini biasanya dijumpai dari bahan singkong atau ubi.

Nah, untuk resep kali ini kami coba jelaskan cara memasak getuk dengna bahan dasar pisang kepok kuning. Getuk ini memiliki rasa yang manis dan lembut.

Banyak yang telah mneyukai getuk pisang kepok ini. Mulai dari kalangan orang tua hingga anak-anak. Dan siapa sangka ternyata dengan menggunakan pisang kepok bisa menjadi makanan yang lezat dan juga ekonomis.

Bahan:

  • 1 kg pisang kepok kuning yang telah matang.
  • 200 ml santan kelapa (ambil perasan pertama dan kedua)
  • 125 gr tepung beras
  • 50 gr tepung sagu
  • ¼ kg gula pasir
  • 1 sdt dapur halus
  • Dan daun pisang kepok muda secukupnya

Cara Membuat Getuk Pisang Kepok Manis dan Lezat:

  • Kukus terlebih dahulu pisang kepok kuning hingga matang dan memiliki tekstur yang lembek.
  • Kupas kulitnya daan ambil daging buahnya lalu tumbuk hingga halus selagi masih dalama keadaan hangat.
  • Masukkan semua bahan ke dalam wadah dan campur dengan pisang yang telah ditumbuk lalu diaduk serata merata.
  • Ambil adonan secukupnya dan bungkus dengan daun pisang.
  • Kukus adonan tersebut selama lebih kurang 40 menit dan tungggu hingga benar-benar matang.
  • Terakhir angkat dan dinginkan. Getuk siap disajikan dengan teh hangat atau kopi hitam.
  • Selamat menikmati.

E. Harga Terkini Pisang Kepok

Harga Buah Pisang Kepok

kompas.com

Harga pisang kepok dipasaran fluktuatif tergantung momen atau hari-hari tertentu. Apabila panen pisang kepok melimpah maka harga pisang kepok bisa turun yakni seharga Rp. 1.800/kg.

Sedangkan apabila pisang kepok mengalami kelangkaan bisa mencapai Rp. 5000/kg. Akan tetapi harga normal pisang kepok yang terjual dipasar adalah antara Rp. 3000 – Rp. 3.500 per kilogram.

Namun bagi para petani jangan terlalu risau dengan harga fluktuatif yang berkembang dipasaran. Karena pisang kepok ini selalu digemari masyarakat untuk makanan olahan.

Rata-rata setiap petani setidaknya memanen pisang kepok sebesar 1 ton per bulannya dengan ukuran lahan 1 hektar yang ditanami 400 pohon pisang kepok.

Demikianlah penjelasan kami tentang pisang kepok mulai dari manfaat, budidaya hingga resep olahan. Semoga bermanfaat.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply