1001 Motivasi Kehidupan Agar Semakin Semangat & Bersyukur Dalam Jalani Aktifitas

Motivasi Hari Ini

Terkadang terbesit dalam diri kita bahwa Sang Maha Kuasa tidak adil terhadap kita (naudzubillah minzaalik). Begitu juga dengan setiap apa yang kita lakukan selalu aja salah dan tak pernah sesuai dengan yang diharapkan. Wahai sobat, jika berpikir demikian, sesungguhnya kita tidak bersyukur dan kurang mendekatkan diri dari Sang Maha Kuasa. Hati kita telah lalai dalam mengingat Allah ‘Azza wajalla. Cobalah sobat, renungi sejenak motivasi berikut, agar sobat bisa memaknai hidup ini dengan lapang dan ikhlas.

  1. Hari ini sebelum anda mengatakan kata-kata yang tidak baik, cobalah pikirkan tentang seseorang yang jauh disana tidak bisa berbicara sama sekali.
  2. Sebelum anda mengeluh tentang rasa dari makananmu, coba renungkan sejenak tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk di makan.
  3. Sebelum anda mengeluh tidak punya uang untuk hari ini, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalan.
  4. Sebelum anda mengeluh tentang suami atu istrimu, pikirkan juga tentang seseorang yang memohon kepada Allah untuk diberikan teman hidup (suami atau istri).
  5. Sebelum anda mengeluh bahwa hari ini adalah hari sial, pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk dalam
  6. Jika hari ini anda mengeluh tentang hidup, pikirkanlah juga tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.
  7. Jika anda mengeluh tentang anak-anak yang anda miliki, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tapi dirinya mandul.
  8. Sebelum anda mengeluh tentang rumah anda yang kotor karena pembantu tidak mengerjakan tugasnya dengan baik, pikirkanlah orang-orang yang tinggal di jalanan hanya bealaskan kertas.
  9. Jika anda pernah terpikirkan tentang jauhnya anda menyetir, pikirkanlah tentang seseorang yang menempuh jarak jauh yang sama dengan berjalan.
  10. Dan disaat anda lelah dan mengeluh tentang peekrjaanmu, pikirkan tentang pengangguran dan orang yang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.
  11. Sebelum anda menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seseorangpun yang tidak berdosa dan bersalah dalam hidupnya.

Bersyukurlah wahai sahabatku. Berdoalah agar Allah subhanahu wa’atala selalu membukakan pintu ilmu, hikmah, taufik dan hidayahNya hingga kita bisa menjadi orang-orang yang mengikhlaskan diri dari kepada Allah subhanahu wa’atala dalam setiap perbuatan. Aamiin.

Mutiara Kehidupan

pixabay.com

pixabay.com

Jika sebutir telur dipecahkan oleh kekuatan dari luar, maka kehidupan di dalam telur tersebut akanlah berakhir. Tetapi perhatikanlah ini sobat. Jika sebutir telur tersebut dipecahkan oleh kekuatan dari dalam niscaya kehidupan baru akan lahir.

Sobatku,
Hal-hal yang besar selalu dimulai dari dalam. Ya dari dalam diri kita.

Sesungguhnya Allah ‘Azza wajalla tidak pernah menjanjikan bahwa langit diatas awan itu selalu biru, bunga selalu mekar dengan aroma yang semerbak dan mentari selalu bersinar setiap hari.

Tapi pernahkah sobat mengetahui bahwa Allah subhanahu wa’atala selalu menghadirkan pelangi dalam setiap badai. Senyum yang tulus di setiap tetesan air mata dan keberkahan dalam setiap cobaan  dan jawaban daris etiap doa yang dipinta.

Jangan pernah menyerah sahabatku.

Hidup ini sungguh sangat indah. Hidup ini bukanlah suatu tujuan tetapi perjalanan yang akan mengantar kita ke JannahNya maka nikmatilah hidup ini dengan hati yang ikhlas.

Hidup ini adalah tantangan, maka hadapilah.

Hidup ini adalah sebuah anugerah, maka terimalah.

Hidup ini suatu pertandingan, maka menangkanlah.

Hidup ini adalah sebuat tugas, maka selesaikanlah.

Hidup ini adalah sebuha misteri, maka persiapkalah.

Hidup ini adalah lagu, maka nyanyikanlah.

Hidup ini janji, maka tepatilah.

Hidup ini penuh dengan keindahan, maka bersyukurlah.

Hidup ini diibaratkan seperti teka-teki, maka pecahkanlah.

Ingatlah sobat,

Satu hal yang membuat kita semangat dan bahagia menjalani aktifitas adalah karena cinta.

Satu hal yang membuat kita makin dewasa karena ada masalah.

Satu hal yang membuat kita bergerak maju karena usaha dan ikhtiar yang kita lakukan.

Dan satu hal yang buat diri ini kuat dan bertahan, itu disebabkan karena Doa yang kita panjatkan kepada Allah subhanahu wa’atala.

Rasa Malu

pixabay.com

pixabay.com

Imam An-Nawawi (semoga Allah merahmatinya) pernah perkata bahwa para ulama mendefenisikan malu yaitu akhlak yang mengantar seseorang untuk meningglakan kejelekan dan menghalanginya mengurangi hak-hak orang lian. Hal senada juga pernah dikatakan oleh Al-Qasim Al-Junaidi berkata, “Malu itu adalah menggap dirinya merasa kurang terhadap nikmat yang diberikan Allah subhanahu wa’atala dan juga kurangnya mensyukuri terhadap segala yang Allah berikan kepadaNya. Dan juga Al-Imam Al-Fudhail berkata, “Lima tanda celakanya seseorang yaitu kerasnya hati (ditandai dengan enggannya beribadah kepada Allah subhanahu wa’atala), mata yang tidak bisa menangis terhadap dosa dan maksiat yang dilakukan, sedikitnya rasa malu, cinta dunia dan panjangnya angan-angan.

10 Permata Yang Menyinari Hidup

pixabay.com

pixabay.com

Permata Pertama : Ingatlah sobat, bahwa Rabbmu senantiasa mengampuni siapa saja yang meminta dan bermunajat kepadaNya. Allah ‘Azza wajalla menerima  taubat bagia siapa saja yang bertaubat dan Allah subhanahu wa’atala menerima siapa saja yang berserah diri kepadanya. Meskipun doa yang dipanjatkan tidak bisa dengan kata-kata selain tetesan air mata.

Permata kedua : wahai saudaraku, sayangilah para dhu’afa (orang-orang lemah) niscaya engkau akan bahagia. Berilakanlah sebagian harta kepada orang-orang yang membutuhkan niscya rezekimu akan bertambah dan janganlah engkau membenci seseorang karena dengan begitu engkau akan mudah dimaafkan orang.

Permata ketiga : percayadirilah karena sesungguhnya Allah bersama dengan kita, begitu juga malaikat akan meminta ampun kepada Rabb untuk kita. Dan surga Allah ‘Azza wajalla menanti kehadiran kita.

Permata keempat : Usapkanlah air matamu dengan prasangka yang baik (berhusnudzan) kepada Sang Pencipta. Dan buang jauh-jauh gunda gulana dan kegalauan yang menerpa hatimu dengan berdzikir (mengingat) betapa besar nikmat Allah subhanahu wa’atala yang diberiakn kepadamu.

Permata kelima: Janganlah kamu mengira bahwa dunia yang engkau tempati ini adalah hanya untuk seorang manusia saja. Dan tidaklah ada di muka Bumi ini seorangpun yang mendapatkan semuanya yang diinginkan dan tak ada juga seorang manusia yang hidup di muka Bumi selamat dari setiap kesusahan dan kelelahan.

Permata keenam : Coba kamu renungkan dan lihat pohon kurma yang tinggi dan kuat akarnya apakah bebas dari terpaan angin? Begitu juga dengan pohon kurma yang apabila engkau melemparinya dengan batu maka jatuhlah kurmanya? Kita sadar bahwa manusia tidak bebas dari ujian. Dan manusia juga penuh dengan keberkahan.

Permata ketujuh : Pernahkah engkau mendengar bahwa kesedihan itu ialah apa-apa yang sudah terlewat? Dan nikmatnya mendapatkan kesusahan ialah dapat memperbaiki kesalahan-kesalahan? Lantas kenapa engkau harus bersedih dan tidak berkaca diri?

Permata kedelapan : Janganlah engkau menunggu hingga datangnya ujian, cobaan dan hidayah islam agar menghampirimu. Tetapi tunggulah keamanan, keselamatan dan kesehatan dan jemputlah hidayah agar hidupmu tak terombang-ambing.

Permata kesembilan : padamkan api dendam yang membekas dalam dadamu sebagaimana air dapat memadamkan api. Maka maafkanlah setiap orang yang pernah berbuat buruk kepadamu. Agar Allah subhanahu wa’atala juga akan menggugurkan dosa-dosamu.

Permata kesepuluh : mandi, wudhu, memakai wewangian dan senantiasa disiplin dalam situasi apapun adalah jalan menuju keberhasilan. Dan merendahlah dihadapan Allah ‘Azza wajalla agar seluruh aktifitasmu diberikan kemudahan.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

2 Comments

  1. nurmisnan Sel, 8 Maret 2016
    • Khair Sel, 8 Maret 2016

Leave a Reply