Ulasan Lengkap: 14 Jenis Jamur yang Layak Dikonsumsi dan Aman Bagi Tubuh

Berkahkhair – Jamur merupakan organisme eukariotik yang bersel satu dan tidak memiliki klorofil. Jamur atau fungi masuk ke dalam organisme yang memperoleh makanan dari organisme lainnya atau biasa disebut heterotrof. Sehingga ia hidup dengan menguraikan makanan dari bahan organik di sekitar lingkungannya.

Secara umum jamur hidup melalui tiga cara yaitu saprofit, parasit dan mutualisme. Saprofit yaitu cara hidup dengan mengurai sampah organik menjadi anorganik.

Sedangkan parasit yaitu cara hidup dengan memperoleh bahan organik dari inangnya (tumpangan), Dan mutualisme yaitu hidup dengan organisme lain agar sama-sama untung.

Jamur hanya bisa tumbuh di lingkungan dengan suhu, kelembaban yang sesuai, kemudian pH kurang dari 7 dan lingkungan yang beroksigen meskipun oksigennya rendah.

Dari 70.000 macam jamur yang ada di dunia. Ada beberapa jamur yang dapat dikonsumsi dan juga berbahaya untuk dikonsumsi. Namun ada juga beberapa jamur yang daur hidupnya unik. Misalnya saja jamur cordyceps.  35 diantaranya sudah dibudidayakan dan hanya 8 dari 35 dikomersilkan untuk skala industri.

Segera Miliki: Madu Penggemuk Badan Al Mabruroh, Solusi Tepat Menaikkan Berat Badan Secara Alami

Macam-Macam Dan Gambar Jamur yang Dikonsumsi Manusia

Di artikel kali ini kami menampilkan 14 jenis/macam jamur yang dapat dikonsumsi oleh manusia. Dimana setiap jamur memiliki peranan dan manfaat yang dapat diperoleh oleh manusia. Berikut penjelasannya:

1. Jenis Jamur: Jamur Tiram

Jamur Tiram

1001budidaya.com

Jamur Tiram – Jamur yang memiliki nama ilmiah Pleurotus ostreatus ini memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh. Bagi yang mengkonsumsi jamur ini maka dapat mencegah anemia, meningkatkan imun, melawan kolesterol jahat, bakteri dan juga bisa mencegah terjadinya tumor dan kanker.

Secara umum jamur ini dibudidayakan dengan media tanam serbuk kayu yang steril kemudian dikemas dalam kantung plastik warna putih.

Jika dirinci, jamur ini memiliki bentuk tangkai tudung menyerupai cangkang kerang dengan bagian tengah cekung dan berwarna putih sampai krim.

Jamur ini sangat digemari masyarakat sehingga tidak heran banyak menjadikan jamur tiram ini sebagai usaha yang menjanjikan dan produk olahan yang menguntungkan.

Baca: 18 Macam Media Tanam Hidroponik Organik dan Anorganik yang Terdapat di Indonesia

1.1 Proses Budidaya Jamur Tiram

Proses budidaya jamur tiram

1.bp.blogspot.com

Budidaya Jamur Tiram – Lantas bagaimana cara membudidayakan jamur tiram? ada 10 poin yang mesti diperhatikan dalam budidaya jamur yang kaya protein ini. Yuk disimak!

Jamur tiram dapat dapat tumbuh dan dikembangkan dengan media tanam yang terbuat dari serbuk kayu dan kemudian dikemas dengan kantok plastik berwarna putih. Pertumbuhan dan perkembangan jamur tiram dipengahuri oleh lingkungan sekitar. Sehingga dalam proses pembudidayaannya harus memperhatikan aspek lingkungan.

A. Nilai Temperatur

Nilai Temperatur – Serat miselium jamur tiramdapat tumbuh dengan baik pada kisaran suhu 13-37.8 ° C. Dan ini merupakan suhu dengan kisaran yang normal untuk pertumbuhan. Walaupun demikian suhu dibawah 23°C jamur tetap bisa tumbuh hanya saja perkembangannya lambat. Untuk membentuk kerang memerlukan suhu kisaran 13-15°C.

B. Kelembapan

Kelembapan – Kelembapan akan berpengaruh dalam pertumbuhan jamur itu sendiri. Maka pastikan ketika membudidayakan jamur harus memperhatikan kondisi air. Artinya tidak terlalu sedikit dan banyak.

Jamur tumbuh dengan kadar air sekitar 60-85%. Karena pada kondisi ini dapat merangsang pertumbuhan tunas, tubuh buah dan oystes miselium jamur. Jika kebanyakan air maka akan menyebabkan akar membusuk dan mati.

C. Cahaya

Cahaya – Ada dua kondisi yang perlu diperhatikan secara khusus. Pertama miselium jamur tumbuh secara optimal pada ruang gelap dan tubuh buah jamur tidak dapat tumbuh di ruang gelap. Jadi harus menyediakan ruangan gelap dan terang.

Namun, sinar matahari melalui langsung dapat merusak dan menyebabkan layu, serta ukuran yang relatif kecil dari tenda. Pertumbuhan jamur hanya akan memerlukan cahaya untuk menyebar. Oleh karena itu, diperlukan pohon peneduh di dekat gedung tempat jamur pemeliharaan.

Baca: Dampak dan Cara Terbaik Penanggulangan Hujan Asam

D. Udara

Udara –  Jamur tiram adalah tanaman saprofit fakultatif aerobic yang artinya sangat membutuhkan oksigen sebangai senyawa untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

Dengan sirkulasi udara yang lancar maka menjamin pasokan oksigen  yang masuk kedalam jamur. Oleh karena itu, harus diberi ventilasi agar pertukaran udara dapat berjalan secara baik.

E. Tingkat Keasaman (pH)

Tingkat Keasaman – Kondisi asam dapat menyebabkan pertumbuhan miselium jamur tiram terganggu. Kondisi pH yang terlalu tinggi (basa >7,0), dapat menyebabkan sistem metabolisme dari jamur tiram tidak efektif.

Bahkan, menyebabkan kematian. Maka dari itu jamur dapat tumbuh secara optimal dengan kadar pH yang stabil yaitu kisaran pH 6,8-7,0.

F. Nutrisi

Nutrisi – Jamur dapat tumbuh dengan nutrisi dilingkungannya cukup. Nutrisi yang harus dijaga dengan baik yaitu kadar nitrogen, fosfor dan karbon. Nutrisi ini dapat tersedia diingkungan jika kelima aspek diatas terpenuhi dengan optimal.

G. Menyiapkan Bagblog

Menyiapkan Bagblog – Bagblog yang baik yaitu media tanam  dengan serbuk gergaji. Kenapa menggunakan serbuk kayu, karena jamur tiram termasuk jamur kayu.

Baglog dibungkus plastik berbentuk silinder, salah satu ujungnya diberi lubang. Dan pada lubang ini jamur akan tumbuh menyembul keluar.

Segera Miliki: Madu Penggemuk Badan Al Mabruroh, Solusi Tepat Menaikkan Berat Badan Secara Alami

H. Bibit

Bibit – Penggunaan bibit harus berhati-hati. Kualitas bibit yang bagus yaitu F3. Bibit ini dapat diperoleh dari petani jamur, karena untuk membuat bibit sendiri, diperlukan alat dan bahan yang steril karena proses ini sangat rentan terhadap kontaminasi. Sterilisasi pembuatan bibit biasa menggunakan laminar flow atau transfer box.

I. Tahapan Bibit Jamur

Tahapan Bibit Jamur – Bahan yang perlu dipersiapkan adalah serbuk gergaji 10,5 kg, tepung jagung 0,6 kg, dedak halus (sekam padi yang dihaluskan) 21 kg, TSP 1 kg, kapur 3 potong dan air secukupnya.

 J. Hama

Hama – Hama ulat muncul ketika kelembaban udara berlebihan. Oleh sebab itu, hama ulat sering dijumpai ketika musim hujan. Pencegahan menjadi solusi terbaik untuk mengatasi hama ini adalah dengan mengatur sirkulasi udara. Caranya dengan membuka lubang sirkulasi dan untuk sementara proses penyiraman kembung dihentikan.

baca juga : 14 manfaat mengkonsumsi pisang raja

1.2 Manfaat Jamur Tiram

A. Penurun Kolesterol Jahat

Dilansir dari penelitian yang dilakukan oleh United Statates Drugs and Andmiration menyatakan bahwa dengan mengkonsumsi jamur tiram secara rutin maka akan dapat mencegah dan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Hal ini dikarenakan kandungan gizi pada jamur tiram setara dengan daging. Hanya saja pada jamur tiram tidak mengandung kolesterol alias 0%. Kelebihan lainnya jamur tiram dapat menyuplai asupan gizi tanpa menambah kolesterol jahat bagi tubuh.

B. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Pada jamur tiram juga memiliki kandungan vitamin C yang sangat penting bagi daya imun tubuh. Hal ini telah dibuktikan olehh beberapa ahli kesehatan.

Selain vitamin C, jamur tiram juga mengandung magnesium. Apabila kita mengkonsumsi jamur tiram yang memiliki 2 kandungan ini maka daya tahan tubuh akan tetetap terjaga.

C. Menangkal Radikal Bebas

Senyawa yang berperan penting dalam melawan ataupun menangkal radikal bebas adalah riboflamin, niacin dan slenium dan zat antioksidan. Senyawa inilah yang juga terdapat pada jamur tiram. Sehingga apabila ada bakteri atau virus berbahaya akan dapat dilawan dengan sempurna.

D. Menghancurkan Virus Tumor

Penelitian menyebutkan zat besi yang terdapat pada jamur tiram ternyata berperan sangat penting dalam membantu pertumbuhan limfosit. Jadi senyawa inilah yang kemudian mampu menghancurkan sel-sel tumor atau biasa dikenal virus penyakit.

Bagi lelaki setidaknya dalam sehari dianjurkan untuk mengkonsumsi 8 miligram zat besi sedangkan bagi perempuan sebanyak 18 miligram. Nah, untuk secangkir  jamur tiram memiliki persentase 12 persen asupan gizi sehari-hari sedangkan perempuan sebanyak 12 persen.

E. Protein Alternatif

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh ahli kesehatan jamur tiram mengandung asam amino yang sangat lengkap. Oleh sebab itu, jamur tiram yang kering dapat mencapai 10,5 % – 30,4% lebih tinggi dari beras yang hanya 7,3 % dan gandung yang senilai 13,2%.

Persentase ini merupakan suatu yang mengejutkan bahkan kandungan protein yang terdapat pada susu sapi lebih rendah yang hanya mencapai 25,2%.

F. Menjaga Jantung Dan Menurunkan Kadar Tekanan Darah

Zat yang berfungsi untuk mejaga kekebalan tubuh adalah zat ergosterol. Zat ini akan berubah menjadi vitamin D apabila bereaksi dengan sinar ultraviolet matahari.

Nah, peran vitamin D ini sangat berpotensi dalam menjaga kekebalan tubuh dan mengatur berbagai gen yang mempengaruhi pertumbuhan sel.

Di dalam jamur tiram memiliki zat tersebut sehingga apabila rutin saja dikonsumsi maka akan membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung terutama untuk para orang tua.

G. Mencegah Kanker Payudara 

Bagi para wanita terkena kanker payudara bukanlah suatu yang mustahil lagi. Karena dengan banyakny avariasi makanan yang gak sehat dan masuk ke dalam tubuh berpotensi menyebabkan kanker payudara.

Oleh karena itu untuk mencegah hal tersebut disarankan untuk mengkonsumsi zat beta glucan dan asam linoleat. Kedua zat ini terdapat pada jamur tiram. Sebagaiman fungsi dari beta glucan ialah sebagai penghambat jalannya pertumbuhan sel kanker prostat pada pria.

Dan sedangkan asam linoleat sangat berperan dalam menekan timbulnya efek astrogen yang alih-alih sebagai penyebab timbulnya kanker payudara.

H. Anti Bakterial

Berdarkan Journal of Agrricultural and Food Chemisry menyebutkan bahwa pada jamur tiram terdapat senyawa benzaldehida yang mana zat ini dapat menekan dan bahkan mengurangi tingkat bakteri yang menyebabkan stres.

Oleh karena itu dengan mengkonsumsi ini maka aktivitas bakteri akan ditekan menjadi sangat signifikan. Dan tubuh menajdi sehat dan tetap terjaga.

I. Menekan Timbulnya Kanker Prostat

Pria pada umumnya terkena penyakit kanker prostat. Oleh karena pihak kesehatan menganjurkan untuk mengkonsumsi zat yang dapat menekan penyakit prostat.

Jamur tiram adalah satu obat dalam menekan timbulnya kanker tersebut. Dengan mengkonsumsi 2 porsi setiap harinya maka resiko terkena kanker menjadi lebih kecil.

J. Mengatasi Liver/Hati

Sebagaimana diketahui bahwa fungsi utama hati adalah sebagai penawar racun yang masuk ke dalam tubuh. Apabila hati sudah rusak ataupun tidak berfungsi maka tubuh akan cepat lemas bahkan bisa mati.

Dalam jamur tiram ada zat antibakerial dan antitumor yang kedua zat ini adalah penawar racun bagi tubuh sehingga akan sangat membantu dalam proses penyaringan racun yang masuk.

K. Menurunkan Berat Badan

Seperti kita jelaskan diatas tadi bahwa jamur tiram 0 kolesteral namun kaya serat sehingga sangat membantu bagi pria maupun wanita untuk menurunkan berat badannya.

Nah, setelah kita mengetahui ada 11 manfaat yang dimiliki jamur tiram maka sudah selayaknya kita merutinkan memngkonsumsi jamur tiram. Olahan jamur tiram bisa beragam.

Dapat di goreng, soup atau makanan tambahan dari sayuran lain. Ditambah lagi apabila para ibu hamil mengkonsumsi jamur ini. Maka ibu dan kandungannya akan sehat.

2. Jenis Jamur: Jamur Kancing

Jamur Kancing

1.bp.blogspot.com

Jamur Kancing – Jamur kancing merupakan jamur pangan yang bentuknya hampir seperti kancing, berbentuk bulat, berwarna putih bersih, krim dan coklat.

Banyak negara di dunia membudidayakan jamur ini karena banyaknya manfaat yang dikandungnya. Sehingga merupakan peluang usaha yang menggiurkan.

Jamur dengan nama ilmiah Agaricus bisporus  ini bermanfaat terutama setiap jamur kancing yang segar mengandung bebas lemak, sodium dan kaya akan vitamin (seperti vitamin B dan potassium) dan mineral serta juga rendah kalori dan rasa yang manis.

2.1 Budidaya Jamur Kancing

Pembudidayaan jamur kancing ada 7 tahap, berikut penjelasannya:

A. Menyiapkan Bibit

Bibit yang bagus untuk budidaya jamur kancing adalah jenis bibit F3 yang mana bibit tersebut dapat langsung ditebar pada media tanam. Adapun bibit ini tersedia di toko pembibitan tanaman.

B. Menyiapkan Media Tanam 

Media tanam jamur kancing tidak sulit. Kamu cukup menyediakan jerami pada sebanyak 100% pada luas area yang dikehendaki. Kapur pertanian dan bekatul masing-masing 2,5 % dan 3%.

Ditambah Urea, ZA dan TSP masing-masing sebanyak 0,9%, 1% dan 1,2 % dari berat jerami padi. Hal ini diberfungsi untuk menambah zat seperti nitrogen, pospor dan kalium.

C. Pengomposan

Ini bertujuan agar dapat mematikan jamur yang tumbuh secara liar. Dengan cara:

  • Potonglah jerami dengan ukuran 10-15 cm, dicuci dan tiriskan pada kelembapan sekitar 65%.
  • Susunlah jerami tersebut dengan menaburkan kapur dan bekatul yang telah disediakan diawal.
  • Pada esok harinya, aduklah jerami tersebut hingga merata serta tambahkan urea 0,9%. Apabila kelembapan media tanam kurang maka bisa tambahkan sedikit air.
  • Di hari ke-6 tambahkan zat ZA 1% kemudian diaduk. Dan pada hari ke-10 ditambhakan lagi TSP sebanyak 1,2%, aduk kembali. Tunggu hingga hari ke 12-17.

D. Sterilisasi

Sterilisasi ini bertujuan agar dapat menghikangkan gas yang beracun dan menyempurnakan proses pengomposan. Dengan cara:

  • Sediakan rak dengan ukuran 15-20 cm. Atur dan tebar pengomposan tadi diatas rak yang telah disediakan.
  • Alirkan uap panas yang berasal dari perebusan dengan suhu 60oC – 65oC. Kemudian pertahankan suhu tersebut selama 12 jam.
  • Apabila suhu telah mencapai 60oC-65oC buka ventilah kumbung hingga turun menjadi 40oC-45oC. Pertahankan suhu tersbut selama lenih kurang 3 hari atau 70 jam.
  • Terakhir akhiri proses sterilisasi tersebut hingga suhu turun menjadi 32oC.
  • Kemudian pindahkan kompos ke rumah kumbung.

E. Penanaman

Apabila suhu dudah 32oC maka jamur kancing siap ditanam dengan cara menebarkan bibit secara langsung ke rak yang telah disediakan. Ingat tinggi rak kisaran 15-20 cm dengan panjang dan lebar 3×1 meter.

Dengan ukuran tersebut diperlukan bibit jamur sebanyak 10-14 botol dengan isi 220 cc. Setelah 12 hingga 14 hari maka miselium akan tumbuh pada suhu 28,8oC-20oC pada dataran tinggi dan 24,4oC-26,6oC di dataran rendah pada tingkat kelembapan 90-100%.

F. Pelapisan

Pelapisa atau casing bertujuan untuk menjaga pertumbuhan badan buah, mengurangi resiko kerusakan kompos, membantuk pertumbuhan jamur dan mencegah pengurangan uapan air.

Proses pelapisan ini dilakukan pada areal tanaman setebal 3-5 cm dengan tanah berwarna coklat dan berpori. Kadar pH 6,2-8, bebas hama maupun penyakit tanaman lainnya.

Untuk mencegaah tanah yang ditumbuhi bakteri maka perlu dilakukan pensterilan dengan menambahkan 2 liter formalin pada 40% per meter kunik tanah.

Tunggulah hingga 9-14 hari maka akan muncul casing tubuh. Untuk mempercepat pertumbuhan maka bukalah ventilasi kumbung dan tunggu hingga 3 hari kedepan.

G. Panen

Setelah menunggu selama 3 hari sejak dibukanya ventilasi kumbung maka jamur kancing siap dipanen. Jamur harus dipanen pada waktu yang tepat jika tidak maka akan busuk dan layu sehingga tidak laku dipasaran.

3. Jenis Jamur: Jamur Merang

Jamur Merang

w27.indonetwork.co.id

Jamur Merang – Jamur yang memiliki totak produksi 16% di dunia ini banyak dibudidayakan di daerah beriklim tropis dan subtropics. Seperti negara-negara di asia tenggara dan sebagian negara eropa.

Nama ilmiah jamur ini adalah Volvoriella volvaceae. Jamur ini sangat mudah ditemukan di pasar dan dijual dalam keadaan segar maupun diawetkan dalam gelas atau kantung plastik. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut sehingga menjadi makanan yang sangat enak dimakan.

Setiap satu buah jamur mengandung 3,2 gram protein dan akan bertambah menjadi 16 gr dalam keadaan kering. Kemudian kalsium 51 mg dan fosfor 223 mg serta 105 kj kalori dan lemak 0,9 gr.

Manfaat jamur merang – ada 11 manfaat dari mengkonsumsi merang diantaranya mengandung kolesterol rendah, bermanfaat bagi penderita diabetes, mencegah timbulnya sel kanker, baik untuk diet dan meningkatkan daya imun tubuh.

Serta cocok untuk anak-anak yang sedang masa pertumbuhan, dapat memperkuat tulang, mencegah darah rendah atau anemia, sangat baik bagi penderita sakit jantung, terbeda dari radikal bebas dan terakhir cocok untuk pengkonsumsi vegetarian.

3.1 Cara Budidaya Jamur Merang

Budidaya jamur merang

caratanam.com

Banyaknya permintaan dari kalangan konsumen hingga UKM mengenai jamur tiram cukup menjadi perhatian. Selain rasanya yang enak juga teksturnya yang lembut menjadikan jamur merang banyak dikonsumsi baik dari kalangan rumah tangga sampai warung dan bahkan restiran.

Dalam membudidayakan jamur merang ada dua tipe yang mesti diperhatikan yaitu budiaya jamur merang untuk skala rumah tangga dan skala indsutri. Berikut tips dan cara membudidayakan jamur merang bagi pemula.

A. Media Tanam Merang  Langkah awal yang harus kamu ketahui ialah mencari dan menemukan habitat/tempat yang cocok untuk tanaman ini. Jamur merang dapat hidup di tempat yang mengalami pembusukan dan pelapukan (sedikit lembab).

Caranya yaitu dengan mencampurkan jerami padi dengan kapas dengan pebandingan keduanya yaitu 1 : 1. Setelah itu tambahkan kira-kira 2% kapur pertanian dari berat jerami ditambah dengan berat kapas {2 % dari (jerami dan kapas)}. Kemudian campurkan dengan urea sebanyak 1 % dan bekatul kira-kira 10%.

B. Langkah Fermentasi – Langkah selanjutnya yaitu dengan memotong jerami dengan panjang 10 hingga 15 cm. Langkah ini dikerjakan saat media tanam merang mengalami pelapukan. Setelah itu campur kapas dengan jamur.

Setelah keduanya tercampur maka tunggu selama 1 x 24 jam dan kemudian diangkat, diletakkan diatas lantai dengan ukuran (1,5 x 1,5 x 1,5 ) m. Langkah terakhir adalah meletakkan plastik diatas tumpukan tersebut selanjutnya dibiarkan saja selama 4 hingga 6 hari.

Selama proses feremntasi anda harus rajin membalik media tanam merang setiap 2 sampai 3 kali sehari. Baru kemudian anda bisa menambahkan superprospat, dedak dan kapur pertanian dengan komposisi masing-masing sebesar 1 %.

C. Meletakkan Merang di Rak Tanam – Langkah ketiga adalah meletakkan jamur merang di rak tanam yang telah disisipkan kumbung jamur. Perlu diperhatikan bahwa media rak tanam dibentuk dengan ketebalan 15 cm sampai 20 cm.

Di dalam ruangan maka pastikan suhu sebesar 70ºC. Untuk mendapatkan suhu tersebut maka diberikan uap panas selama lebih kurang 2 sampai 4 jam.

Jika suhu telah diperoleh maka yang perlu anda lakukan terakhir adalah dengan mendiamkan kumbung jamur selama 1 x 24 jam hingga dengan sendirinya suhu akan turun sampai 32 – 34 ºC.

D. Penanaman bibit – Cara keempat ini anda cukup menabur bibit jamur yang sudah diletakkan di media tanam yang sudah disterilisasi.

E. Inkubasi –  Proses inkubasi ialah masa tanam hingga masa panen. Jadi dalam hal ini anda mesti memperhatikan lima aspek yakni suhu rungan pastikan diantara 32 – 34 ºC.  Kelembapan dan cahaya ruangan masing-masing 65 % dan 60 watt.

Kumbang jamur mesti ditutup selama 3 sampai 4 hari untuk menjaga kualitas dari merang. Dan yang terkahir ialah merang baru dapat dipanen pada usia 8 sampai 12 hari.

4. Jenis Jamur: Jamur Shiitake/Payung

Jamur Shiitake

butobu.rs

Jamur Shitake/Payung – Jamur ini banyak dikonsumsi oleh orang-orang asia, terutama negara Jepang, Korsel dan Tiongkok. Jamur ini sudah dikenal sebagai jamur yang baik dikonsumsi sejak tahun 2000.

Sekitar 11% dari produksi jamur dunia berupa jamur Shiitake. Oraang asia mengenal jamur ini dengan sebutan Chinese Black Mushroom.

Sejak tahun 900 tahun yang lalu penduduk Cina sudah membudidayakan jamur ini secara tradisional. Dan mulai dikomersilkan secara massal sekitar tahun 1940 di negeri sakura.

baca selengkapnya tentang khasiat buah pisang

Manfaat Jamur Shitake/Payung – Ada empat manfaat yang dimiliki jamur ini sehingga layak dikonsumsi diantaranya adalah untuk melancarkan sirkulasi darah, memulihkan kelelahan, sebagai sumber energi dan meredakan gangguan hati.

5. Jenis Jamur: Jamur Kuping

Jamur Kuping

cdn.bisnisukm.com

Jamur Kuping  Antara jamur shiitake dengan jamur kuping, bisa dikatakan jamur kuping lebih dahulu dibudidayakan. Bagi orang Indonesia jamur ini mudah ditemukan terutama di alam yang biaanya tumbuh pada batang yang sudah lapuk.

Jamur kuping terdiri dari tiga jenis yaitu jamur kuping putih (Tremella fuciformis), jamur kuping hitam (Auricularia polytricha) dan jamur kuping merah (Auricularia auricula-judae). Dari ketiga jenis itu orang Indonesia biasanya mengkonsumsi jamur kuping hitam.

Manfaat dari jamur kuping adalah mengatasi hipertensi, anemia, mengobati ambeien dan mnegurangi penyakit panas akibat luka bakar.

Budidaya Jamur Kuping

Budidaya Jamur Kuping

2.bp.blogspot.com

A. Bibit Jamur – Untuk mendapatkan kualitas jamur kuping yang bagus maka harus dibarengi dengan meneyediakan bibit jamur kuping yang baik dan optimal. Maka dari tu pilihlah bibit jamur yang sudah siap tanam.

B. Penyediaan & Pengolahan Lahan – Dalam masalah ini tidak perlu dipusingkan karena cukup menyesuaikan dengan habitat asli jamur. Media tanam jamur kuping pada umumnya hanya dengan campuran dari serbuk gergaji, kapur pertanian, bekatul dan ditambah air secukupnya.

Untuk mendapatkan hasil yang baik dan optimal maka alangkah baiknya media tanam terlebih dahulu diberikan bantuan bakteri baik atau istilahnya fermentsi. Fermentasi dilakukan selama 3 sampai 5 hari denga suhu 70ºC.

Setelah media tanam atau lahan siap, bisa langsung dimasukkan ke dalam wadah yang tahan panas. Setelah media masuk ke dalam wadah, selanjutnya media dipadatkan dengan bantuan kayu. Setelah siap maka selanjutnya media tanam disterilisasi terlebih dahulu.

C. Penanaman – Langkah selanjutnya ialah menunggu media tanam selama 1 sampai 2 bulan dengan harapan jamur dapat tumbuh dan kembang dengan baik. Selama proses inkubasi pastikan ruangan bersuhu 28 – 35 ºC  dan kelembapan ruangan sekitar 80 %.

D. Perawatan – Setelahh proses A – C telah selesai dilakukan maka langkah keempat ialah memindahkan jamur kuing ke dalam kumbung yang telah disediakan. Lakukan penyiraman secara berkala 2 sampai 4 kali sehari.

E. Panen – Langkah terakhir yaitu memetik hasil panen  apabila jamur kuping sudah tumbuh lebar. Dalam memanen pastikan mencabut jamur kuing dari wadahnya.

Atau dapat dilihat dari video dibawah ini.

6. Jenis Jamur: Jamur Enokitake

Jamur Enokitake

loexie.files.wordpress.com

Jamur Enokitake – Jamur yang tumbuh di alam bebas ini memiliki dua jenis warna. Yaitu berwarna cokelat sampai warna merah jambu. Sedangkan jamur enokitake yang berwarna putih  itu disebabkan karena pembudidayaannya terlindungi dari sinar matahari.

Nama latin dari jamur enokitake adalah Flammulina velutipes. Umumnya dikenal sebagai jamur musim dingin (winter mushroom). Karena biasanya banyak tersebar luas di dunia yang beriklim salju. Dan hanya tumbuh di permukaan batang pohon celtis sinensis.

Jamur ini paling banyak digunakan dalam pengobatan tradisional China mislanya untuk mengobati susah buang air besar.

7. Jenis Jamur: Jamur Maitake

Jamur Maitake

upload.wikimedia.org

Jamur Maitake – Jamur ini tergolong langka dan harganya yang tinggi bisa mencapai seharga perak murni. Karena langkanya itu orang menyebut jamur ini dengan jamur menari. Sehingga bagi para pemburu jamur akan menari-nari jika menemukannya. Arti maitake sendiri adalah menari.

Prof. Dr. Hiroki Nanba yaitu seorang peneliti jamur dari negeri sakura mengatakan bahwa manfaat dari jamur maitake yaitu ada dua. Pertama sebagai obat kanker dan obat alternatif bagi penderita HIV/AIDS.

8. Jenis Jamur: Jamur Matsutake

Jamur Matsutake

s5.postimg.org

Jamur Matsutake – Ini merupakan jamur yang belum berhasil dibudidayakan secara massal. Karena sangat langkanya membuat jamur ini dinilia dengan harga yang sangat tinggi di negera Jepang. Jamur ini hanya bisa dipanen pada musim gugur di wilayah beriklim sejuk di hitan pinus.

Kalau di negeri sakura, jamur ini merupakan jamur yang sangat mewah karena harganyanya yang mahal. Wanginya yang sangat harum menjadikan jamur ini menjadi makanan olahan seperti dipanggang sedikit di bara api, dan juga kawan nasi  serta sebagai campuran sup (dobinmushi).

simak penjelasan  jitu cara menanam pohon jeruk nipis

9. Jenis Jamur: Jamur Truffle

Jamur Truffle

sikerok.com

Jamur Truffle – Jamur yang biasa digunakan sebagai penyedap masakan Perancis ini adalah kategori jamur yang sangat mahal di Dunia. Untuk memperolehnya saja butuh bantuan anjing yang memiliki penciuman yang tajam.

Teksturnya yang abstrak dan berwarna cokelat ,menjadikan jamur ini jamur favorit sebagai makanan terbaik di wilayah eropa. Berikut reportase jamur truffle yakni jamur terlezat dan termahal di dunia.

10. Jenis Jamur: Jamur Ling Zhi

Jamur Ling Zhi

upload.wikimedia.org

Jamur Ling Zhi – Jamur dengan nama ilmiah Ganoderma lucidum ini ditemukan oleh petani asal China bernama Seong Nong. Beliau dijuluki sebagai petani yang suci. Karena kemampuanya dalam menilai tanaman obat.

Jamur ini menuurut beliau dikatakan tanaman obat yang jika dikonsumsi dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping. Sehingga para raja dan bangsawan China menjadikan tanaman ini sebagai obat herbal.

Seorang peneliti bernama Yukio Naoi yang berasal dari Universitas Kyoto, Jepang menyebutkan cara membudidayakan jamur ling zhi yaitu dengan menggunakan limbah pertanian dan kayu-kayu yang telah lapuk.

Sifatnya yang hangat, pedas dan pahir menjadikan tanaman ini memeliki efek yang dapat melindungi organ tubuh dan juga berdampak positif terhadap penyembuhan bagi organ lain.

Banyak sekali manfaat dari jamur ini diantaranya sebagai analgesic, anti-HIV, perlindungan bagi liver, ginjal, hemaroid, anti diabetes, sebagai imun dan anti alergi.

11. Jenis Jamur: Jamur Bulan

Jamur Bulan

i37.tinypic.com

Jamur Bulan – Jamur ini disebut jamur bulan disebabkan warna putih yang seperti bulan. Jamur ini umumnya bagi masyarakat Indonesia, terkhusus Sumatera Selatan menyebutnya Suung Bulan.

Secara fisis jamur ini sedikit lengket, ukuran 5-10 cm, bagian bawah bertekstur lunak dan bagian luar (konveksnya) beralur tepi. Jamur ini belum dibudidayakan namun cukup digemari masyarakat.

Untuk dapat menemukan jamur ini dapat diperoleh di kebun atau pinggiran rumah yang memiliki kandungan organik tanah yangs angat baik. Dan tidaklah sulit untuk menemukannya karena jamur bulan berkembang biak secara berkelompok.

12. Jenis Jamur: Jamur Bulat

Jamur Bulat

funghiitaliani.it

Jamur Bulat – Tidak banyak cukup informasi mengenai jamur yang bernama latin Calvatia ini. Namun habitatnya ditemukan di bawah pohon kelapa.

Karena kurangnya masyarakat untuk memakan jamur ini maka belum ada pembudidayaannya. Namun jamur ini tidak berbahaya dan beracun.

Jika masih muda, jamur ini berwarna putih atau kekuning-kuningan. Namun jika sudah tua dia akan berubawah menjadi serbuk yang dapat menghembus keluar kalau dipijit.

13. Jenis Jamur: Jamur Karang

Jamur Karang

pixabay.com

Jamur Karang – Jamur ini belum banyak yang membudidayakannya. Secara fisik, jamur ini dapat tumbuh hingga mencapai 4 – 10 cm. Berwarna krik kekuningan, berdaging kenyal, licin dan berair.

Meskipun belum ada yang membudidayakannya, jamur ini tidak beracun dan bisa dikonsumsi.  Rasanya manis hingga kemudian agak pahit namun tidak berbau. Jamur ini tumbuh di sebagian besar hutan pinus, Amerika, Baratlaut Pasifik dan Meksiko.

14. Jenis Jamur: Jamur Klitos

Jamur Klitos

herbarium.iastate.edu

Jamur Klitos – Jamur ini biasanya digunakan pada bidang farmasi maupun kedokteran karena mengandung halusigen yang dapat menyebabkan halusinasi pada mereka yang memakannya. Namun tidak berbahaya bagi kesehatan.

Jamur ini dapat ditemukan di kebun, hutan tepi pantai dan banyak tersebar di hutan. Warna jamur ini yaitu putih kekuning-kuningan.

 

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

16 Comments

  1. Nurul Fitri Fatkhani Jum, 18 Maret 2016
    • Khair Sab, 19 Maret 2016
  2. Ghan Noy Sab, 19 Maret 2016
  3. nanoki Sab, 26 Maret 2016
    • Khair Sab, 26 Maret 2016
  4. catatanhisyam.com Sen, 4 April 2016
    • Khair Sen, 4 April 2016
  5. Kang Mhan Jum, 8 April 2016
    • Khair Jum, 8 April 2016
  6. Silviana Noerita Rab, 13 April 2016
  7. D Sukmana Adi Kam, 14 April 2016
  8. Uli mayang Sel, 19 April 2016
    • Khair Sel, 19 April 2016
  9. cumilebay.com Rab, 20 April 2016
  10. Rhyna Kam, 1 Desember 2016
  11. farida Rab, 22 Februari 2017

Leave a Reply