13 Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna Lengkap Dengan Gambarnya

Contents

A. Pengertian Metamorfosis

Tentu Anda pernah bahkan sering melihat serangga jenis kupu-kupu, capung, kumbang dan katak. Dan dari contoh hewan tersebut tahukah Anda bagaimana proses atau tahap perkembangannya hingga menjadi serangga atau amfibi dewasa?

Perkembangan mereka adalah dengan cara metamorfosis. Metamorfosis adalah suatu proses atau tahapan perkembangan hewan yang melibatkan perubahan fisik atau bentuk tubuh mulai dari bentuk telur hingga menetas dan menjadi serangga atau amfibi dewasa.

Perubahan fisik pada hewan jenis serangga dan amfibi meliputi pertumbuhan dan diferensiasi sel yang secara umum berbeda. Atau secara singkat perubahan fisik itu meliputi perubahan pada bentuk morfologi, anatomi dan fisiologi.

Ada banyak hewan yang mengalami proses metamorfosis diantaranya serangga, amfibi, mollusca, crustacea, echinodermata dan tunicata. Namun hanya dua jenis hewan yang mengalami proses metamorfosis sempurna. Mereka adalah sebagian jenis serangga dan amfibi.

Pengertian Dari Metamorfosis

postonline.co.uk

Secara umum metamorfosis mengalami 4 fase berbeda yakni dimulai dari telur, larva atau nimfa, kemudian pupa dan terakhir adalah imago atau dewasa. Dari keempat fase tersebut tahukah Anda pengertiannya?

Larva adalah hewan muda yang berkembang melaui metamorfosis. Larva akan sering ditemui pada jenis serangga dan amfibi. Larva akan mengalami perubahan bentuk dari yang muda menuju dewasa.

Contohnya ulat yang kemudian berubah menjadi kupu-kupu. Hal yang unik dari larva adalah ketika masih muda memiliki organ khusus akan tetapi saat sudah menjadi dewasa organ khusus tersebut menghilang.

Nimfa adalah hewan muda yang menyerupai bentuk tubuh dewasa namun tubuhnya berukuran kecil dan terdapat beberapa bagian tubuh yang belum berkembang dengan sempurna.

Saat proses metamorfosis nimfa akan mengalami peristiwa molting atau biasa disebut pergantian kulit. Ketika sudah mengalami molting ini barulah hewan tersebut akan tampak seperti dewasa.

Pupa atau kepong-pong (kepompong) adalah tahapan pada larva yang mengalami pembelahan maupun diferensiasi sel yang sebelumnya tidak aktif kemudian diaktifkan untuk selanjutnya menjadi organ tubuh.

Pupa bisa juga disebut dengan kepompong dan apabila telah melewati tahap ini maka akan menjadi imago atau hewan dewasa. Akan tetapi tahapan ini hanya akan bisa terjadi untuk jenis serangga ataupun amfibi yang mengalami metamorfosis sempurna.

B. Jenis-jenis Metamorfosis

Metamorfosis terbagi menjadi dua, diantaranya:

2. 1. Metamorfosis Sempurna (Holometabola)

Metamorfosis Sempurna

wikybrew.com

Metamorfosis sempurna adalah perkembangan yang dialami oleh hewan jenis serangga atau amfibi dimana dalam perkembangan hewan tersebut melewati 4 tahapan.

Yakni dimulai dari fase telur, kemudian larva, setelah itu pupa dan terakhir menjadi imago (hewan dewasa). Fase transisi atau perubahan pada jenis hewan serangga atau amfibi ini merupakan tiitk perubahan hingga menjadi bentuk dewasanya.

Perkembangan hewan jenis serangga atau amfibi ini akan mengalami perubahan bentuk secara total. Artinya adalah ketika masih muda dengan masa dewasa menunjukkan perubahan yang berbeda.

Perubahan ini juga meliputi cara hewan tersebut mencari dan mengambil makanan bahkan juga mencakup tempat asli atau habitatnya.

Telur – Larva – Pupa (Kepompong) – Imago (Dewasa)

Di bawah ini kami akan jelaskan satu persatu dari fase diatas agar Anda lebih mudah memahaminya.

Fase Telur Metamorfosis Sempurna

Fase telur adalah tahapan dimana induk betina meletakkan telur di tempat yang sesuai kebutuhan dan perkembangan calon anaknya. Misalnya pada jenis hewan kupu-kupu. Seekor induk kupu-kupu betina akan meletakkan telur di permukaan daun.

Dengan tujuan apabila telur tersebut menetas maka hewan muda tersebut akan langsung bisa mengkonsumsi daun sebagai makanan utamanya

Hal yang perlu diketahui dari fase telur ini adalah embrio hasil fertelisasi yakni sel telur dengan sel sperma akan terus mengalami pembelahan sampai membentuk organ.

Dan jika sudah mencapai pada batas tertentu maka akan membentuk tubuh baru. Tubuh baru ini dikenal larva

Fase Larva Metamorfosis Sempurna

Fase larva adalah fase dimana hewan muda makan dengan sangat aktif. Pada fase ini larva akan terus mengkonsumsi makanan untuk pertumbuhan dan perkemabangan organ tubuhnya.

Misalnya saja, telur menetas menjadi ulat. Ulat yang menempel di dedaunan akan terus aktif dengan mengkonsumsi daun agar bisa terus hidup hingga ke fase selanjutnya.

Khusus untuk jenis hewan yang memiliki rangka luar (eksoskeleton) maka akan mengalami pergantian kulit. Karena semakin hari tubuhnya akan membesar sehingga dia membutuhkan eksoskeleton yang baru untuk ukuran tubuhnya yang baru.

Larva akan berhenti makan apabila sudah mencapai pada titik tertentu. Dan pada titik tersebut dia akan mengalami perkemabangan untuk melanjutkan ke fase atau tahap selanjutnya yakni pupa.

Setiap perubahan pada larva akan diatur atau dikontrol oleh sistem hormon yang terdapat dalam tubuhnya.

Fase Pupa Metamorfosis Sempurna

Fase pupa adalah fase transisi dimana ulat atau larva mengalami perubahan bentuk secara total menjadi bentuk atau tubuh yang baru. Pupa sering dikenal dengan kepompong.

Dalam fase transisi ini tubuh pupa atau kepompong akan dilindungi oleh rangka luar yang sangat keras. Dikenal dengan kokon.

Pada masa ini juga hewan akan mengalami proses atau kondisi inakatif. Yakni kondisi dimana hewan tidak makan dalam beberapa waktu tertentu.

Di dalam kokon, pupa akan sangat aktif membentuk organ tubuh yang baru dengan cara membelah diri hingga menuju ke bentuk hewan dewasa.

Energi untuk proses pembentukan organ tubuh ini diperoleh ketika masih menjadi larva. Jadi jangan heran apabila melihat pada fase larva, mereka makan dengan sangat banyak. Untuk menjadi hewan dewasa maka pupa memiliki waktu yang beragam.

Fase Dewasa Metamorfosis Sempurna

Fase dewasa adalah tahapan dimana keluarnya organisme baru dengan bentuk yang berbeda. Fase ini dikenal dengan imago atau hewan dewasa. Dan pada tahapan ini adaptasi, cara mencari dan mengambil makan sangat jauh berbeda dengan masa ketika masih menjadi larva.

Di fase ini juga hewan dewasa akan kawin dan bereproduksi antara jantan denga betina yang sejenis. Sehingga akan membentuk ratusan telur-telur baru yang akan kembali lagi ke proses atau tahap awal.

Beberapa contoh hewan atau serangga yang mengalami metamorfosis sempurna yaitu katak dan kupu-kupu, lalat, nyamuk dan hewan sejenis lainnya.

2.2.  Metamorfosis Tidak Sempurna

Metamorfosis tidak sempurna adalah perkembangan hewan yang tidak mengalami perubahan pada struktur tubuhnya dengan sempurna. Artinya hanya pada beberapa organ saja yang mengalami perubahan secara fisologis.

Metamorfosis Tidak Sempurna

tau.ac.il

Istilah lain dari metamorfosis tidak sempurna adalah hemimetabola. Untuk siklus perkembangan perubahan hewan metamorfosis tidak sempurna adalah sebagai berikut:

Telur – Nimfa – Imago

Fase Telur Metamorfosis Tidak Sempurna

Fase telur adalah fase dimana seekor induk menempatkan telur ditempat yang sesuai dan aman untuk perkembangan embrio. Untuk mempertakankan kehidupan embrio dari serangan serangga lain maka embrio dilindungi oleh struktur yang memiliki cangkang yang telah dilapisi zat kitin.

Zat inilah yang kemudian melindungi embrio hingga pada waktu akan menetas menjadi nimfa.

Fase Nimfa Metamorfosis Tidak Sempurna

Fase nimfa adalah fase dimana telah terbentuk organ yang menyerupai organ dewasa atau dikenal dengan hewan muda. Namun ukuran tubuhnya lebih kecil dibandingkan dengan ukuran tubuh hewan dewasa.

Hewan muda akan membentuk molting atau pergantian kulit hingga membentuk hewan dewasa. Nimfa berbeda dengan metamorfosis sempurna, karena pada fase kedua ini hewan akan menyerupai hewan sesungguhnya. Hanya saja ukurannya lebih kecil.

Selama proses menuju dewasa, nimfa akan mengalami pertumbuhan serta perkembangan organ reproduksi. Dan juga akan mengganti kerangka luar (eksoskeleton) diakibatkan oleh pertumbuhan ukuran tubuhnya yang semakin membesar.

Fase Imago Metamorfosis Tidak Sempurna

Fase imago adalah fase dimana hewan telah memiliki kematangan dalam bereproduksi yang ditandai dengan bertambah besar ukuran tubuhnya sehingga siap untuk melakukan perkawinan.

Dari proses inilah yang selanjutnya menghasilkan telur untuk kembali ke siklus awal. Contoh hewan yang tidak mengalami metamorfosis sempurna adalah belalang, kecoak, cangkrik, capung, walang sengit, tonngret dan jenis hewan lainnya yang sejenis.

C. Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna (Holometobola)

3.1. Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna: Kupu-kupu

Kupu-kupu adalah contoh hewan bermetamorfosis sempurna. Kupu-kupu melewati 4 proses tahapan diantaranya telur, larva, pupa dan imago.

Metamorfosis Sempurna: Kupu-kupu

berkahkhair.com

Pada tahapan kepompong, calon kupu-kupu sebelumnya akan menggulung di daun, di tanah atau di batang tanaman dalam keadaan inaktif.

Selama tahapan ini maka akan mengalami proses transisi dari ulat yang terlihat jijik menjadi organisme baru yang cantik dan indah yaitu kupu-kupu dewasa.

3.2. Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna: Nyamuk

Metamorfosis Sempurna: Nyamuk

berkahkhair.com

Nyamuk merupakan serangga yang sering dijumpai pada malam hari. Serangga yang selalu menghisap darah manusia ini ternyata mengalami fase pupa dalam proses metamorfosisnya.

Ketika si induk bertelur maka akan menetas selama 2 hari. Setelah itu akan berubah menjadi jentik dan mengalami beberapa pergantian julit atau disebut instar.

Kemudian setelah 7 hari jentik akan berubah menjadi pupa hingga akhirnya berubah bentuk menjadi imago dewasa selama 12 hari. Imago yang mempunyai sayap akan terbang dan hinggap di kulit manusia untuk menghisap darah segar.

3.3. Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna: Lalat

Mungkin bagi sebagian orang tidak menyangka bahwa lalat mengalami fase pupa dalam perkembangan hidupnya. Si induk lalat akan merahasiakan tempat dimana telur menyempurnakan diri hingga menjadi imago dewasa.

Metamorfosis Sempurna: Lalat

berkahkhair.com

Secara singkat lalat bermetamorfosis selama lebih kurang sebulan dengan rincian 1 hari bertelur, 2 hari larva, 7 hari pupa dan 21 imago.

3.4. Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna: Tawon

Tawon adalah jenis serangga yang masuk ke dalam anggota Hymenoptera. Tawon pada dasarnya mengalami metamorfosis sempurna yakni dimulai dari fase telur, larva, pupa dan imago.

Metamorfosis Sempurna: Tawon

berkahkhair.com

Secara umum larva tawon tidak memiliki mata, kaki dan juga rahang. Sehingga untuk bertahan hidup, si induk akan memberi makan setiap saat.

Larva tawon terus mengalami pergantian kulit hingga pada akhirnya berubah bentuk menjadi kepompong. Hal yang unik dari kepompong tawon ini adalah warna kepompong hampir menyerupai imago.

Sehingga orang yang hendak memburunya akan mengalami kesulitan. Kepompong tawon berwarna pucat. Tarakhir setelah mengalami fase kepompong maka akan menetas dan menunggu sejenak hingga sayapnya kering dan siap untuk terbang.

3.5. Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna: Undur-undur

Metamorfosis Sempurna: Undur-undur

berkahkhair.com

Undur-undur mengalami metamorfosis sempurna yaitu dimulai dari telur, larva, kepompong dan imago. Perkembangan undur-undur dimulai dari sang induk meletakkan telurnya di dalam tanah berpasir.

Sekali bertelur sang induk betina akan memproduksi 20 butir telur. Dan meletakkan di pasir dengan suhu 27oC.

Setalah itu undur-undur akan menetas dan menjadi larva dengan tubuh yang gempal, pipih, berkaki enam dan memiliki sepasang taring yang cukup panjang di bagian kepala.

Hal yang unik dari larva undur-undur ini adalah mereka tidak memiliki anus sehingga sisa metabolisme atau feses akan tetap disimpan di dalam tubuh hingga telah berubah menjadi undur-undur dewasa.

Fase selanjutnya adalah kepompong. Kempompong undur-undur berbentuk kumpalan butiran pasir yang disatukan atau dilapisi sutra yang berasal dari kelenjar abdomennya.

Lamanya proses menjadi undur-undur dewasa adalah selama 30 hari yang terkubur di dalam tanah. Undur-undur dewasa hanya bisa bertahan hidup selama 20 -25 hari.

3.6. Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna: Lalat Gergaji (Sawflies)

Tidak jauh berbeda dengan lalat biasa. Lalat gergaji juga melewati 4 fase dalam proses metamorfosisnya. Lalat gergaji masuk ke dalam subordo Symphyta dari ordo Hymenopetra.

Metamorfosis Sempurna: Lalat Gergaji (Sawflies)

wikimedia.org

Keberadaan lalat gergaji dalam jumlah besar ternyata dapat merugikan manusia terutama hutan serta tanaman yang sedang dibudidayakan.

3.7. Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna: Kalajengking Terbang (Scorpionflies)

Kalajengking terbang adalah spesises yang dikategorikan sebagai serangga. Ia satu kelas dengan lalat. Meskipun sekilas ia tampak seperti kalajengking yang berekor di belakang. Namun ternyata secara taksonomi ia masuk ke dalam ordo Mecoptera.

Metamorfosis Sempurna: Kalajengking Terbang (Scorpionflies)

staticflickr.com

Kalajengking terbang berdasarkan tahapan perkembangannya mengalami empat fase. Sehingga ia masuk ke dalam kelompok hewan bermetamorfosis sempurna.

3.8. Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna: Ngengat

Ngengat secara kasat mata mirip dengan kupu-kupu. Karena memang secara ilmiah mereka masuk ke dalam ordo Lepidopetra.

Metamorfosis Sempurna: Ngengat

berkahkhair.com

Dalam tahapan perkembangan ngengat juga mengalami empat fase. Yang dimulai dari bertelur, larva, kepompong dan imago. Akan tetapi kehidupan ngengat berbeda dengan kupu-kupu. Ngengat hidup malam hari sedangkan kupu-kupu di siang hari.

3.9. Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna: Semut

Kehidupan semut tidak jauh berbeda dengan lebah. Yakni memiliki 3 kelompok. Dimulai dari semut pekerja, ratu semut dan prajurit semut.

Metamorfosis Sempurna: Semut

berkahkhair.com

Dalam perkembangan hidupnya semut mengalami 4 fase sehingga dimasukkan ke dalam hewan bermetamorfosis sempurna. Namun ada hal yang unik dalam tahapan metamorfosis semut.

Larva semut sangat rentan terhadap mara bahaya. Karena pada tahapan ini larva semut tidak mempunyai kaki sehingga tidak mampu berdiri dan menjaga diri sendiri.

Sehingga yang bertugas memberi makan larva dalam hal ini adalah semut dewasa. Dimana makanan telah dikumpulkan dalam satu wadah yang sewaktu-waktu apabila telur telah menetas langsung siap makan.

3.10. Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna: Lebah

Lebah juga dikategorikan sebagai hewan yang bermetamorfosis sempurna. Karena dalam perkembangan hingga menuju dewasa, ia mengalami 4 tahapan.

Metamorfosis Sempurna: Lebah

berkahkhair.com

Mulai dari fase telur hingga fase imago membutuhkan waktu antara 16 hingga 23 hari tergantung pada jenis lebahnya.

Sebagaimana telah dibahas pada artikel sebelumnya bahwa dalam kehidupan lebah, ia memiliki 3 jenis. Yakni lebah pekerja, ratu lebah dan lebah prajurit.

Lebah pekerha bertugas mencari nektar atau benang sari. Lebah prajurit bertugas menjaga sarang dari berbagai predator. Dan ratu bertugas memproduksi keturunan.

3.11. Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna: Kutu

Kutu adalah jenis serangga penggangu yang biasa hinggap di rambut manusia dan hewan berbulu. Induk kutu mampu bertelur sebanyak 6 butir sehari.

Metamorfosis Sempurna: Kutu

berkahkhair.com

Apabila telur ini telah melekat di bagian rambut maka akan sulit dilepas. Lalu setelah 8 hari telur menetas dan akhirnya berubah menjadi imago.

Kutu dalam proses hidupnya hinggap di rambut yang jarang dirawat. Serta ia mampu loncat dari satu rambut ke rambut orang lain melalui sisir, topi, bantal maupun handuk.

3.12. Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna: Kumbang

Kumbang atau Coleoptera adalah jenis hewan yang masuk ke dalam ordo dari jenis serangga. Kata Coleoptera berasal dalam bahasa Yunani adalah  κολεός, koleos, dan πτερόν, pteron yang apabila disatukan bermakna sayap berlapis.

Metamorfosis Sempurna: Kumbang

berkahkhair.com

Setiap jenis kumbang memiliki 2 pasang sayap dimana sepasang sayap yang berada di bagian depan disebut elytra.

Kedua pasang sayap ini akan mengeras dan menebal sehingga dapat berfungsi melindungi bagian belakang tubuh dari serangan predator dan kumbang sejenis.

Baca juga:
Usut Tuntas Kehidupan Kumbang Tanduk

3.13. Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna: Katak

Dari sekian banyak contoh yang diberikan diatas hanya kataklah yang sangat berbeda. Jika contoh sebelumnya berkaitan dengan serangga sedangkan contoh yang ini dari jenis amfibi.

Metamorfosis Sempurna: Katak

berkahkhair.com

Katak merupakan hewan amfibi yaitu hidup di dua alam. Terjadi perdebatan apakah katak digolongkan ke dalam hewan holometabola.

Meskipun katak tidak mengalami fase pupa. Namun pada proses perkembangannya terjadi perubahan besar di organ dan fungsi organ katak.

Hal inilah yang kemudian menjadi alasan kenapa katak dikategorikan sebagai hewan metamorfosis sempurna.

Contohnya, berudu atau bayi katak pada mulanya tidak memiliki kaki dan tangan. Akan tetapi mempunyai ekor yang difungsikan sebagai alat untuk berenang di air tawar. Begitu juga halnya insang yang terdapat di bawah perutnya digunakan untuk bernafas.

Seiring berjalan waktu bayi katak tumbuh sekaligus menyempurnakan fungsi organ yang ada pada tubuhnya. Hingga pada akhirnya ia memiliki 4 kaki. Ekor pada bagian tubuhnya menghilang dan insang di bawah perutnya diganti dengan paru-paru.

Serta juga berudu yang awalnya hanya bisa hidup di air tawar. Setelah tumbuh dewasa dapat hidup di dua alam. Yakni di darat dan di air tawar.

D. Contoh Hewan Yang Tidak Mengalami Metamorfosis Sempurna (Hemimetabola)

4.1. Contoh Hewan Yang Tidak Mengalami Metamorfosis Sempurna: Belalang

Metamorfosis Tidak Sempurna: Belalang

berkahkhair.com

4.2. Contoh Hewan Yang Tidak Mengalami Metamorfosis Sempurna: Kecoak

Metamorfosis Tidak Sempurna: Kecoak

berkahkhair.com

4.3. Contoh Hewan Yang Tidak Mengalami Metamorfosis Sempurna: Capung

Metamorfosis Tidak Sempurna: Capung

berkahkhair.com

4.4. Contoh Hewan Yang Tidak Mengalami Metamorfosis Sempurna: Tonggeret

Metamorfosis Tidak Sempurna: Tonggeret

berkahkhair.com

4.5. Contoh Hewan Yang Tidak Mengalami Metamorfosis Sempurna: Serangga Sisik

4.6. Contoh Hewan Yang Tidak Mengalami Metamorfosis Sempurna: Jangkrik

4.7. Contoh Hewan Yang Tidak Mengalami Metamorfosis Sempurna: Rayap

Metamorfosis Tidak Sempurna: Rayap

berkahkhair.com

4.8. Contoh Hewan Yang Tidak Mengalami Metamorfosis Sempurna: Kutu Daun

Metamorfosis Tidak Sempurna: Kutu Daun

berkahkhair.com

4.9. Contoh Hewan Yang Tidak Mengalami Metamorfosis Sempurna: Whitefly

4.10. Contoh Hewan Yang Tidak Mengalami Metamorfosis Sempurna: Kepik

Metamorfosis Tidak Sempurna: Kepik

berkahkhair.com

4.11. Contoh Hewan Yang Tidak Mengalami Metamorfosis Sempurna: Anggang-anggang

4.12. Contoh Hewan Yang Tidak Mengalami Metamorfosis Sempurna: Walang

Metamorfosis Tidak Sempurna: Walang

berkahkhair.com

4.13. Contoh Hewan Yang Tidak Mengalami Metamorfosis Sempurna: Earwing

 

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

One Response

  1. du743 Ming, 6 November 2016

Leave a Reply