Ikuti Salah Satu Tips Ini Agar Hari-harimu Terhindar Dari Sifat Malas

Cara Menghilangkan Malas – Semangat dalam setiap aktifitas dan termotivasi untuk melakukan kerja yang optimal adalah hal yang cukup sulit bagi kita.

Bayangkan, banyak aktifitas yang kita terbuang sia-sia. Ntah itu tidur di pagi hari. Terus ada juga sebagian dari kita membuang waktunya dengan seharian bermain game.

Apakah itu main gamenya di PC,TV atau smartphone. Orang-orang yang semacam ini malasnya sudah akut. Parahnya lagi jika tenaga masih full, tapi rasanya kok lemes dan nggak mampu nyelesaikan tugas-tugas yang diberikan.

Kemudian ada juga sebagian orang yang gak semangat dan perasaannya tugas yang dihadapi itu sangat mustahil untuk diselesaikan.

Fungsi Biologis Bunga 1

best-wallpaper.net

Kemudian ada juga tipe orang yaitu  pekerjaan yang dihadapi itu mudah, tetapi badan dan anggota tubuh lainnya berat banget untuk digerakkan. Nah, dari ciri diatas kamu pernah merasakan yang mana?

Rasa malas dapat menghalangi anda untuk mengejar kesuksesan. Contohnya adalah jika anda telah merencanakan suatu usaha tetapi ditengah jalan berhenti hanya karena masalah yang sepele sehingga dengan itu anda menyerah, maka hal demikian ini (malas) telah merasuk ke dalam jiwa anda.

Setan senantiasa menghasut anda sehingga jika anda ingin melakukan pekerjaan yang baik maka semangatpun menurun.

Benar bukan? Beda halnya jika orang yang sudah menyusun rencana untuk membangun usaha kemudian dia terus berusaha dan seoptimal mungkin menjalankan usahanya itu, meskipun setan telah menggodanya dia tetap maju dan meminta perlindungan kepada Allah subhanahu wa’atala.

Nah inilah ciri-ciri orang yang sukses. Karena dia melawan rasa malas yang menyerangnya disebabkan karena perlindungan Allah ‘Azza wajalla dan juga termotivasi dengan cita-cita yang ingin dia gapai.

Ya, benar. Malas adalah sifat alamiah manusia. Artinya sangat normal jika manusia mengidap sifat futur ini. Tetapi jangan terus berlarut dalam kemalasan ini.

Maka segerelah kembali bersemangat agar kerjapun semakin baik. Ada pepatah yang mengatakan motivasi itu seperti pembersih tatkala mandi.

Artinya orang yang malas setelah diberikan motivasi maka dia akan seperti ayam yang baru menetas dari cangkang telur.

Sifat futur bisa menyerang siapa saja dan tidak mengenal tempat. Dalam ilmu bahasan psikologi malas diartikan keengganan orang melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Wujud nyata dari malas bervariasi. Seperti halnya menolak tugas, tidak tepat waktu (disiplin), senang menunda, mengalihkan dari kewajiban dan selalu mencari alasan untuk menbenarkan tindakannya yang tidak baik itu. Ini merupakan perilaku negatif, merugikan dan tidak baik untuk masa depan.

Malas bisa hadir dari sifat bawaan manusia. Bisa juga hadir saat hati lebih tertarik pada hal yang mengasikkan dan melenakan.

Kita ambil contoh, tidur saat adzan Shubuh berkumandang adalah sesuatu yang mengasyikkan dan main gadget adalah suatu yang melenakan.

Tanpa sadar dari dua contoh ini akan muncul rasa penyesalan kehilangan waktu. Sifat futur ini juga bisa hadir disaat tidak adanya komitmen untuk mendisiplinkan diri kearah yang lebih baik, baik itu dalam hal waktu, tugas maupun ibadah.

Jika seseorang itu tidak meng-azzam-kan diri dan berusaha keluar dari zona malas jangan harapkan malas akan hilang. Dan yang terakhir rasa malas itu hadir karena faktor pergaulan.

Jika kita berteman dengan orang malas sedikit atau banyak maka sifat tersebut akan tertular pada diri kita juga.

Lantas bagaimana agar sifat malas atau futur ini dapat diatasi? Baik, kali ini akan kita bahas cara mengatasi sifat jelek ini. Dengan mengikuti salah satu tips ini mudah-mudahan anda dapat terhindar dari sifat malas.

1. Menata Pola Hidup Yang Baik

pixabay.com

pixabay.com

Rasa malas itu muncul karena pola hidup yang salah. Sadar atau tidak sadar pola hidup yang tidak teratur cenderung membuat aktifitas yang kita jalani menjadi berantakan.

Kita ambil contoh, jika seseorang yang bangun kesiangan akan lebih cenderung tidak merapikan tempat tidur karena buru-buru untuk pergi kerja. Aktifitas yang semacam ini jika dilakukan setiap hari maka akan membentuk pola yang tidak baik.

Pola yang tidak baik ini akan menular pada setiap pekerjaan yang kita lakukan. Apakah virus ini mau terus menerus terjangkit dalam diri kita? Tentunya nggak kan? Maka dari itu mulailah menata pola hidup yang teratur.

Pastikan semua hal yang hendak anda lakukan disusun dengan rapi dan baik. Kita sebagai manusia sudah diberikan waktu selama 24 jam untuk digunakan seoptimal mungkin.

Jika anda sebelumnya bangun kesiangan, cobalah untuk bangun lebih pagi dan mulai bersihkan tempat tidur serta lakukan aktifitas lainnya yang bisa membuat pikiran dan jiwa anda semakin fresh.

Selain itu buatlah jadwal yang mendetail untuk aktifitas yang anda lakukan pada hari itu dan azzamkan dalam diri untuk dilaksanakan sesuai jadwal.

2. Bangun Pikiran Postif dan Buang Pikiran Negatif

pixabay.com

pixabay.com

Pikiran yang negatif adalah penyebab utama rasa malas. Pada hakikatnya pada poin ini setan merasuk ke dalam pikiran kita. Agar jadwal yang sudah kita rencakan tidak dilaksanakan dengan optimal.

Dalam hadist Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda sesungguhnya setan itu mengingatkan tiga ikatan di belakang kepala seseorang saat sedang tidur.

Pada setiap ikatan setan mengatakan, “malam masih panjang, maka tidurlah”.

Apabila salah seorang diantara kalian terjaga dalam tidur dengan mengingat Allah dan berdzikir maka, putuslah ikatan pertama.

Kemudian jika seseorang itu berwudhu. Terlepaslah ikatan kedua. Dan apabila ia shalat, maka terputuslah ikatan ketiga.

Sehingga dengan demikian, seseorang tersebut akan bangun pada pagi hari dalam keadaan rajin dan lapang hatinya.

Serta jika seseorang tersebut tidak melakukannya maka pagi-pagi yang dilaluinya akan dihantui rasa malas dan dalam keadaan buruk jiwanya.

Pikiran positif dapat dibangun dengan banyak membaca Al Quran (baca juga Adab Dalam Membaca Al Quran) dan Al Hadist dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Untuk urusan kekinian.

Kita bisa belajar dari orang-orang sukses, banyak membaca buku dan sering mengikuti pelatihan. Terapkanlah ini dalam setiap aktifitas anda. Kemudian seringlah bermuhasabah diri.

Kita evaluasi diri kita poin mana yang telah kita lenakan. Misalnya kita sudah banyak baca Al Quran tetapi mengapa belum bisa seoptimal mungkin berpikiran bagus?

Maka dalam hal ini kita harus juga sekuat tenaga mengikrarkan dalam diri untuk menjauhi pikiran buruk dengan membaca tafsir dari Al Quran.

Terus perbanyaklah mendengar nasehat dari para orangtua, ustadz atau alim ulama dan tulislah ke dalam catatan pribadi. Dan yang terakhir adalah memperaktekkan ini semua kedalam setiap aktifitas kita.

Ini tiadalah berguna jika hanya ucapan dan tulisan belaka. Maka dari itu mulailah berbenah. Apakah anda mau termasuk orang yang merugi? Bahwa hari ini lebih buruk dari hari kemarin?

3. Do It Now!

pixabay.com

pixabay.com

Menunda-nunda pekerjaan akan memunculkan sifat malas. Penundaan ini akan membuat otak akan merekam dan meeksekusi sesegera mungkin untuk tidak  dilakukan.

Pekerjaan yang ditunda akan menjadi beban pada diri. Tugas akan semakin menumpuk dan ujung-ujungnya produktivitas akan menurun.

Dan dampak yang lebih besar pemecatanpun akan terjadi. Maukah ini terjadi pada diri  kita? Jika tidak maka mulai dari sekarang jauhi rasa menunda-nunda.

Lakukan pekerjaan tersebut seefeisien mungkin. Buatlah deadline secara tertulis  dan bila perlu tulis dengan spidol tebal di kertas ukuran A4.

Mintalah bantuan orang-orang di sekeliling kita untuk mengingatkan. Bila perlu buat komitmen dengan orang tersebut jika melanggar kesepakatan maka ada sanksi yang diberikan. Atau pakai rumus “5 menit aja”.

Artinya paksa diri kita untuk meneruskan tugas dan katakana pada diri, “toh ini tinggal 5 menit lagi”. Sehingga dengan begitu hati akan terus termotivasi untuk menyelesaikan tugas.

4. Berikan Reward Untuk Diri Sendiri

pixabay.com

pixabay.com

Memuji diri dengan memberikan hadiah adalah bukanlah suatu hal yang buruk untuk dilakukan. Beda halnya jika kita puji diri untuk berbangga-bangga dan menunjukkannya kepada banyak orang.

Terkadang sesuatu hal yang berhasil telah kita lakukan harus kita hargai. Nah, dalam hal ini bisa kita coba sedikit merefreshkan pikiran kita dengan berkunjung ke tempat wisata, atau nonton bioskop atau hal lainnya.

Katakanlah pada diri kita sendiri, “Jika berhasil menyelesaikan tugas ini dengan tepat waktu, maka saya akan . . . “

5. Berdoa Kepada Sang Pencipta

http://cdn.klimg.com/

cdn.klimg.com

Doa adalah senjata terbaik bagi seorang mukmin. Terkadang kita melupakan dan menyepelekan tindakan yang satu ini.

Taukah anda bahwa segala trik dan tips yang kita lakukan tidak akan berguna jika tidak diawali dengan meminta dan memohon perlindungan dari Allah subhanahu wa’atala.

Karena tanpa pertolongannya akan bisa menyelamatkan kita dari sifat jelek ini.  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sangat menekankan kita agar senantiasa berdoa.

Adapun doa yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam agar terhidandar dari sifat malas yaitu:

“Ya Allah, Ya Tuhan kami, Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu daripada keluh kesah dan dukacita. Aku berlindung kepadaMu dari lemah kemauan dan sifat malas.

Aku berlindung kepadaMu daripada sifat pengecut lagi kikir dan aku berlindung kepadMu dari tekanan hutang dan kezhaliman manusia. (HR. Abu Dawud)”

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

5 Comments

  1. mrhanafi Rab, 9 Maret 2016
    • Khair Rab, 9 Maret 2016
  2. raihanah Kam, 10 Maret 2016
    • Khair Kam, 10 Maret 2016
      • Khair Kam, 10 Maret 2016

Leave a Reply