Ulasan Lengkap dari Pengertian Hingga Cara Membuat Sinopsis yang Benar dan Disertai Contoh

A. Pengertian/Arti Sinopsis

Cara Membuat Sinopsis – Mungkin bagi sebagian bertanya-tanya apa itu sinopsis? Sinopsis atau synopsis kata lain dari synopical yang bermakna ringkas. Jadi berasal dari kata tersebut sinopsis dapat diartikan ringkasan dari suatu materi tulisan yang panjang baik itu tulisan fiksi maupun nonfiksi atau esai.

Ada juga yang mengartikan sinopsis yaotu ringksan panjang dan mendalam untuk mendeskripsikan isi dari sebuah karya sastra  mulai dari awal hingga akhir.

Ada juga yang mendefenisikan sinopsis yaitu suatu ringksan atau garis besar dari sebuah naskah yang isinya menggambarkan suatu hal seperti film ataupun pementasan dilakukan baik secara jelas/konkrit ataupun abstrak.

Terlepas dari pengertian sinopsis diatas maka kami berpandangan itu sudah benar. Karena inti dari sinopsis adalah ringkasan dari suatu karya sastra.

Namun perlu dipahami bahwa sinopsis itu hanya diidentikkan dengan meringkas karya yang sudah ada ataupun buku yang telah terbit. Maka hal demikian adalah pandangan yang keliru.

Karena versi lain dari sinopsis adalah ringkasan dari sebuah ide atau gagasan untuk direalisasikan menjadi suatu karya sastra yang utuh.

Penggunaan sinopsis biasanya dalam bentuk prolog dalam bentuk naskah, baik itu naskah pendek ataupun panjang untuk sebuah adegan pementasan drama, film dan teater panggung.

Akan tetapi sinopsis tidak sebatas untuk adegan pementasan saja melainkan juga untuk seorang penulis. Jadi seorang penulis ataupun pengarang buku apabila sudah menjual karyanya ke penerbit maka harus memiliki kemampuan menulis sinopsis.

Demikian halnya seorang penulis scenario apabila hendak menjual karyanya ke produser maka ia juga harus memiliki kemampuan menulis sinopsis yang benar dan baik.

Dalam beberapa kasus, sinopsis umumnya dibatasi dengan jumlah halaman, contohnya hanya 1 sampai 3 halaman saja atau 1/5 dari panjangnya karya tulis yang penulis buat.

Namun perlu diingat dalam menulis sinopsis tidak dibutuhkan suatu gaya bahasa maupun penjelasan yang panjang lebar. Akan tetapi cukup isi atau gagasan umum yang  lebih ditenkan.

Dalam dunia penerbit sinopsis dikenal dengan istilah sellingpoint atau nilai jual dari suatu karya sastra. Artinya sinopsis yang ditulis akan menjadi suatu bahan pertimbangan oleh pihak-puhak terkait yang akan membelinya.

Contoh: naskah akan dibeli oleh penerbit dan skenario akan dibeli oleh produser film. Nah, dalam kasus penerbitan maka pihak penerbit akan menggunakan sinopsis sebagai blurd on the backover.

Apa itu blurd on the backover? blurd on the backover adalah tulisan yang berisi pujian ataupun uraian singkat dari isi buku sebagai iklan agar dapat dinikmati oleh pembaca.

Bagi produser perfilman blurd umumnya akan dikutip untuk kemudian diterbitkan dalam bentuk poster yang disertai ilustrasi bagian adegan film menarik. Lalu dijadikan sebagai iklan agar film tersebut dibanjiri oleh penonton.

Pengaruh sinopsis dalam hal ini sangat besar. Suskes atau tidaknya penjualan buku atau film tergantung dari bagaimana mengemas sinopsis menjadi karya yang menarik.

Di luar negri semisal negara Amerika Serikat, Eropa dan Australia menawarkan sinopsis adalah suatu yang lumrah atau lazim bagi seorang penulis.

Penawaran naskah sinopsis tersebut akan ditujukan kepada agen atau syndicate naskah yang kemudian nantinya akan menjual karya para penulis kepada penerbit.

Di Indonesia menurut pengetahuan kami belum ada suatu badan atau agen professional yang menampung naskah seorang penulis. Meskipun ada beberapa lembaga yang mengatasnamakan usahanya sebagai bak naskah.

Itulah kenapa banyak para penulis lebih condong menjual karya mereka langsung ke penerbit tanpa melalui agen atau syndicate.

Jadi bagi kamu seorang penulis atau pengarang apabila hendak menulis sinopsis bacaan atau buku yang sudah terbit maka harus mengandung unsur selling point agar banya dibaca orang. Bukan hanya sekedar ringkasan akan tetapi juga bersifat informative.

B. Jenis Sinopsis

Dalam dunia perfilman ataupun penerbitan seringkali kita menemukan 2 versi sinopsis yakni (1) Sinopsis yang ditulis seorang pengarang dengan ringkas melalui karya yang sudah ada atau menulis secara lengkap.

(2) Sinopsis yang ditulis seorang pengarang sebagai persiapan memulis dari suatu gagasan yang kemudian akan dituangkan dalam bentuk karya fiksi maupun non-fiksi.

Namun menurut modelnyanya sinopsis terbagi menjadi 3 jenis yakni:

  • Sinopsis Fiksi
  • Sinopsis Nonfiksi
  • Sinopsis Esai atau Artikel Akademik

Dari ketiga jenis sinopsis diatas memiliki metode penulisan yang berbeda. Mengenai metode penulisan ini akan kami jelaskan di bab yang berbeda.

Fungsi Sinopsis

Setelah kamu memahami apa itu sinopsis dan 2 versi sinopsis maka selanjutnya akan kami tuntun kamu memahami fungsi dari sinopsis itu sendiri. Jadi ada 5 fungsi sinopsis diantaranya:

  • Menjelaskan atau menggambarkan secara singkat atau ringkas isi dari suatu naskah.
  • Menjelaskan atau menggambarkan secara cepat tentang isi dari naskah.
  • Sebagai prolog atau pembuka maupun epilog dari naskah yang akan dipentaskan.
  • Sebagai gambaran secara eksplisit namun tetap sederhana mengenai alur atau ururtan cerita dalam naskah.
  • Sebagai draf atau pedoman oleh pameran ataupun pemain dalam melalakuan improvisasi.

C. Ciri-ciri Sinopsis

Agar dalam penulisan sinopsis tidak lari dari sistematika yang resmi maka perlu diketahui ciri-ciri. Diantaranya:

  • Alur atau sistematika jalan ceritanya disusun secara hierarki atau berurutan dan tepat. Perhatikan alur atau plotnya sama dengan naskah asli.
  • Gunakan gaya bahasa persuasive yakni berupa ajakan, bujukan agar pembaca merasa tertarik untuk membaca atau mengikuti jalan ceritanya.
  • Beriskan kalimat motivasi yang dikemas sedemikian rupa agar pembaca tertarik untuk membaca dan membeli bukunya.
  • Berisikan konflik secara singkat namun menarik.
  • Memberikan rasa penasaran bagi pembaca.

D. Langkah-langkah Secara Umum Menulis Sinopsis

Sebelum kami memberikan langkah-langkah dalam menulis sinopsis ada baiknya kamu lebih dahulu mengetahui hal yang dibutuhkan saat menulis sinopsis, diantaranya:

  • Tentukan dahulu tema yang berisiskan tentang ide ataupun gagasan utama dari suatu naskah.
  • Tentukan alur atau jalannya persitiwa secara tepat baik itu tempat maupun waktu terjadinya suatu peristiwa.
  • Tentukan tokoh atau pelaku dalam sebuah cerita.

Setelah kamu tahu hal yang pertama dibutuhkan baru kemudian ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Baca dengan seksama naskah asli agar kamu dapat mengetahui kesan terpenting penulis secara umum.
  • Catat gagasan inti atau pokok bahkan bila perlu digaris bawahi gagasan-gagasan yang dianggap penting.
  • Tulis ringkasan sesuai dengamn gagasan pokok.
  • Pakai kalimat lugas, mudah dipahami, informative, efektif dan menarik dalam menulis suatu ringksan yang mana dapat menggambarkan apa yang diceritakan dalam naskah aslinya.
  • Gunakan garis besarnya untuk menulis dialog ataupun monolog.
  • Sinopsis yang ditulis tidak boleh menyimpang dari konteks naskah aslinya baik itu secara kecil maupun keseluruhan.

E. Strategi Membuat Sinopsis

Dibawah ini kami jelaskan strategi membuat sinopsis. Baik itu sinopsis dari sebuh karya dan sinopsis dari sebuah ide atau gagasan. Berikut penjelasannya:

1. Menulis Sinopsis dari Sebuah Karya

  • Bacalah dengan seksama karya akan dibuat sinopsis.
  • Petik dan ambil intisari dari karya yang dibaca untuk dijadikan ringkasan.
  • Tulis dengan baik dengan bahasa yang mengalir (gunakan gaya bahasa khas kamu) seolah-olah sedang mendongeng.
  • Ingat menulis sinopsis adalah menulis ulang (retold) namun bedanya hanya terletak pada ringkasan.
  • Idealnya sinopsis hanya berisi 500 – 1000 kata roman, criminal, komedi, horror dan lain sebagainya. Intinta tidak bertele-tele.
  • Gunakan ilustri sabagai cover buku.
  • Dipublikasi di media massa dan umum.
  • Tidak mencatumkan identitas atau biodata seorang penulis.
  • Ingat sinopsis itu bukan risensi.

2. Menulis Sinopsis dari Sebuah Ide atau Gagasan

  • Tulislah plot/gagasan/alur yang akan ditulis yang memiliki nilai selling point.
  • Pastikan tertarget dengan kata yang tegas sesuai ide.
  • Bersifat persuasive yang berisikan promosi yang mengajak atau merayu agar penerbit maupun produser yang baca menjadi tertarik untuk membeli atau diterbitkan atau diproduksi atau difilmkan.
  • Tonjolkan dengan jelas, apa yang akan menjadi selling point dari sinopsis tersebut. Seperti: cinta, komedi, roman, horror, kriminal dan lain sebagainya.
  • Tulisan pembukan sebagai trigger atau daya tarik langsung.
  • Boleh mencantumkan biodata atau identitas penulis diakhir sebagai selling point.
  • Sinopsis yang ditulis adalah sebagai cikal bakal yang akan dikembangkan.

F. Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Membuat Sinopsis

Perlu kami ingatkan bahwa dalam menulis sinopsis yang baik sebuah karya tidak akan terwujud apabila hanya mengandalkan sistem browsing atau dengan kata lain menggunaka jasa mbah google.

Jadi yang benar adalah (1) Baca materi secara keseluruhan. (2) Sediakan waktu khusus ketika membacanya. (3) Baca dalam kondisi nyaman dan rileks. (4) Pahami setiap materi dalam karya tersebut. (5) Pikirkan siapa pembaca dari sinopsis yang ditulis. (6) Tulis sinopsi dengan gaya bahasa yang mudah dipahami.

Kalau sinopsis uang ditulis untuk menjual ide atau gagasan, maka perhatikan hal berikut: (1) Petakan materi yang akan dijual, sasarannya siapa? (2) Berisi lembaran presentasi yang sangat detail sebagai pendukung.

(3) Siap menerima segala kritikan dan revisi bahkan merombak keseluruhan sinopsis. (4) Perimbangkan dalam segi ekonomi. (5) Siap kapanpun apabila diajak untuk mempersentasiannya.

Silahkan dibaca juga:

Makna yang Terkandung dalam Karya Sastra Gurindam 12
Penjelasan Lengkap: Definisi, Ciri-ciri dan Contoh Gurindam

G. Metode/Cara Membuat Cerpen

Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa ada 3 jenis sinopsis dan masing-masing jenis memiliki cara yang berbeda dalam hal penulisan.

Dibawah ini akan kami jabarkan cara menulis sinopsis yang benar:

1. Metode/Cara Membuat Sinopsis Fiksi

#1. Awali dengan Suatu Hal yang Menarik

Kamu bisa mengibaratkan bahwa prolog dalam penulisan sinopsimu adalah kail. Yakni suatu pernyataan yang memperkenalkan konsep novel dengan cara yang menarik untuk meraih perhatian pembaca. Contohnya:

  • Kail ini meliout suatu latar cerita.
  • Bertujuan untuk memberikan gambaran yang kuat di kalimat pertama sampai ketiga. Dengan begitu agen atau penyunting yang membaca kail kamu akan menemukan ide yang konkrit mengenai kondisi atas pembentukan karakter tokoh.

#2. Perkenalkan Tokoh Utama di Awal Kalimat

Setelah kamu perkenalkan kondisi tokoh maka selanjutnya perkenalkan tokoh protagonis dalam satu atau dua paragraph. Baru kemudian kamu kenalkan tokoh lainnya.

  • Setelah kamu perkenalkan tokoh utama, maka selipkan satu atau dua kalimat yang menjelaskan karakter tokoh tersebut. Berisi penjelasan hubungan tokoh dengan lainnya dan peran yang dimainkan.
  • Sambil memperkenalkan tokoh pembantu, kamu juga harus menerangkan hubungan tokoh pembantu dengan tokoh utama. Contohnya: Apabila tokoh utamanta berkarakter baik sebut saja “Wina”, maka kamu kenalkan juga tokoh antagonisnya yakni “Nina” yang selalu mengejek “Wina”
  • Sebagai acuan umum, kamu hanya dibolehkan menyebutkan tiga tokoh yakni protagonis, antagonis dan tokoh lainnya seperti sang ayah, sang kakak atau sang guru.

#3. Ringkas Bagian Naratif Termasuk juga Bagian Endingnya

Jadi kamu perlu memplot seluruh cerita di mulai dari awal hingga akhir. Dengan begitu agen atau penyunting tahu kamu memiliki kemampuan untuk menjaga keutuhan novel.

  • Hindari hal yang dapat merusak ending cerita dengan berusaha mencoba menggoda penyunting agar ingin baca lebih lanjut.
  • Ada plot yang perlu kamu jabarkan. Misalnya menjelaskan suatu peristiwa atau penyebab tokoh utama memulai kisah perjalanannya.
  • Lalu kemudian jelaskan penyebabb tokoh utama bergerak maju.
  • Sebutkan titik permalahan yang timbul terutama semua momen yang dikira tampak mustahil.
  • Sisihkan satu paragraph untuk menceritakan puncak dari cerita.
  • Ditutup atau simpulkan dengan resolusi.

#4. Demonstrasikan Perkembangan Karakter dan Emosi Tokoh

Sembari kamu mengembangkan alur cerita juga diiringi mengembangkan karakter dan emosi tokoh utama. Begitu juga jelaskan kondisi mental dan emosional tokoh protagonist pada setip plot.

  • Saat kamu mengembangkan plot maka jelaskan juga pikiran dan perasaan tokoh pembantu dalam sinopsis kamu. Contohnya: Ketika tokoh protagonist menyukai tokoh antagonis dalam har percintaan. Maka kamu jelaskan sebabnya sehingga bisa dapat diterima secara akal.

#5. Berikan Penekanan Sinopsis dengan Adegan yang Memukau

Boleh saja kamu menjelaskan suatu masalah melalui orang ketiga. Dalam hal ini boleh saja orang ketiga memberikan solusi untuk suatu peristiwa dalam cerita. Karena dengan begitu seorang penyunting akan lebih mudah membedakan karakter tokoh utamanya.

#6. Jangan Panjang dan Ketahui Kapan Harus Diakhiri

Sinopsis novel cukup satu halaman saja. Oleh karena itu kamu harus berusaha menjelaskan dengan cukup padat namun menarik di sinopsis yang dibuat. Namun ada beberapa yang perlu dihindari.

  • Jangan gunakan subplot kecuali memiliki peran penting dalam mendukung plot utama atau masih punya ruang di halaman sinopsis kamu.
  • Jangan terlalu banyak gunakan tokoh, kejadian, plot bahkan terlalu banyak penjelasan. Yang perlu adalah berikan penyajian yang dianggap penting namun ringkas.
  • Hindari kalimat yang mengandung unsur untuk dikomentari. Misalnya: Pada suatu adegan yang penting . . .

2. Metode/Cara Membuat Sinopsis Nonfiksi

#1. Sertakan Informasi Dasar

Informasi dasar disini adalah berisi buku nonfiksi, judul, genre dan panjangnya.

  • Tuliskan daftar elemen diatas sinopsis, namun pisahkan dengan sinopsis itu sendiri. Boleh kamu masukkan di bagain awal paragrap perkenalan formal kamu.
  • Perlu diingat dalam memasukkan infromasi pamjang kata tidak perlu detail bisa dibulatkan. Contoh: panjang/jumlah kata buku 73.246 maka bisa dibulatkan 70.000 atau 72.000.
  • Ukuran bukku boleh kamu sebutkan di awal paragrap perkenalan.

#2. Jelaskan Secara Singkat dan Padat Konsep dan Arti Penting Buku

Saat kamu menulis sinopsis buku maka jelaskan atau deskripsikan dengan singkat dan padat alasan ataupun manfaat dari buku tersebut sehingga perlu disinopsikan dan layak untuk diterbitkan.

Caranya yaitu pikirkan kembali konsep awal kamu dalam mengambil topik dari buku tersebut. Jadi dengan begitu kamu bisa mengekpresikan alasan yang tepat lalu tulis dalam beberapa kalimat.

#3. Jelaskan Isi Buku

Ringkaslah buku kamu dengan memasukkan jawaban yang menjawab tentang topik masalah. Bisa kamu jabarkan melalui prosa di setiap paragraph. Atau bisa dengan membentuk daftar bab.

Setiap bab hanya menjelaskan subtopic saja atau keseluruhan topik. Atau pertanyaan pencukung yang dibahas dalam bab tersebut.

#4. Sebutkan Keunggulan Kamu

Setelah kamu menuliskan sinopsis maka masukkan keunggulan atau kelebihan dari kemampuan kamu sendiri. Bisa kamu menyebutkan prestasi yang telah dicapai dalam bidang menulis.

  • Yakni dengan menjelaskan pendidikan formal yang pernah ditempuh maupun pengalaman secara professional .
  • Bisa juga dengan sertifikasi menulis. Dengan menunjukkan ssertifikat pelatihan menulis. Artiekl yang pernah dibuat. Perelobaam yang pernah diikuti dan lain sebagainya.

#5. Analisa Persaingan

Lihat di media massa elektronik maupun cetak ada berapa banyak orang yang telah membahas buku yang serupa. Dalam kondisi ini perlu diperhatikan:

  • Berikan keunggulan dari sinopsis yang kamu kerjakan meskipun banyak yang telah menulis dengan judul atau buku yang serupa.
  • Boleh kamu gunakan lebih dari satu buku. Dengan tujuan bahwa kamu punya sikap realistis dan mempunyai pengetahuan mengenai lawan.

#6. Target Pasar

Sarankan kepada siapa buku tersebut untuk dijual. Sehingga penerbit dapat menerima buku tersebut. Bisakamu kelompokkan berdasarkan minat baca seseorang, usia, jenis kelamin, kelompok religious atau suku.

Bisa juga kamu pasarkan berdasarkan koneksi yang telah kamu bangun dengan rekan-rekan satu komunitas baik itu komunitas di dunia nyata maupun di media sosisal.

#7. Taksir Berapa Lama Penyelesaian Buku Kamu

Kamu dsalam hal ini perlu menjelaskan sudah berapa banyak buku yang telah dituliskan dan apabila belum selesai kapan kira-kira buku tersebut rampung.

3. Metode/Cara Membuat Sinopsis Esai/Artikel Akademik

#1. Tulisan Berisi Padanan Kata yang Tepat

Dalam dunia akademik baik itu skala peneltian ataupun jurnal maka pastikan dalam hasil akhirnya berisi penjelasan secara tepat. Dengan begitu pembaca akan merasa teratarik karena berisi informasi yang sesuai kebutuhan.

#2. Utama Profesionalitas

Irama sinopsis dalam esai harus lugas, ringkas, jelas dan cerdas. Tidak bertele-tele apalagi banyak menggunakan prosa atau gaya bahasa.

Berikan kesan yang objektif bukan subjektif. Yakni didasarkan informasi yang faktual dan ilmiah. Jauhkan hal yang bersifat perasaan apalagi rayuan.

#3. Berikan Ringkasan Argumen

Awali sinopsis dengan masalah dan latar belakang masalah lalu kemudian diakhir beri hipotesis dan argument yang kuat mengenai objek suatu masalah.

Untuk artikel seperti sastra atau sejarah maka sertakan argument dalam setiap poin permalahan. Namun untuk artikel ilmiah berikan hipotesis dan metode dalam penyelesaian masalah.

Juga termasuk memberikan argument yang tepat disertai data yang valid dan mendukung.

#4. Berikan Kesimpulan

Apaun itu subjek atau judulnya maka setiap sinopsis esai harus menyertakan kesimpulan dari keseluruhan penulisan. Karena dengan begitu pembaca akan mengetahui apakah esai tersebut dapat diterima akal atau tidak.

Misalnya untuk artikel berbau sejarah dan sastra sertakan argument yang membawa pada satu kesimpulan penting yang kelihatannya tak dapat lagi dihindarkan.

Sedangkan untuk artikel penelitian nyatakan dengan hasil percobaan sehingga mampu mempegaruhi topic secara keseluruhan.

#5. Letakkan Sinopsis pada Halaman yang Tepat

Dalam dunia pendidikan yang mengacu pada esai mapun jurnal penelitian. Maka ada satu halaman tersendiri menjelaskan tentang seluruh inti permasalahan. Atau bisanya dikenal dengan Abstrak.

H. Sinopsis Novel

Sinopsis novel adalah tulisan yang memuat ringkasan novel yang dikemas tanpa menghilangkan unsur-unsur insrtrinsik novel. Membuat sinopsis novel merupakan cara yang paling efektif dalam menggambarkan cerita novel dalam bentuk yang singkat.

Namun ada yang perlu dihilangkan dalam mensinopsis novel yakni gaya bahasa ilustrasi maupun penjelasan yang panjang lebar akan tetapi tetap mempertahankan gagasan umum pengerangnya.

I. Sinopsis Cerpen

Sinopsis cerpen adalah ringkasan dari suatu cerita pendek yang dikemas tanpa menghilangkan arti dari cerita pendek tersebut. Jadi dalam sinopsis cerpen ini penulis mengajak para pembaca untuk mengetahui secara singkat namun jelas tentang peristiwa yang terjadi pada cerpen aslinya.

Dengan begitu pembaca bisa memahami secara utuh tanpa memiliki membaca panjang cerpen atau naskah aslinya.

J. Contoh Sinopsis Novel dan Cerpen

1. Contoh Sinopsis Novel Laskar Pelangi

Laskar Pelangi adalah sosok teladan dan peduli terhadap lingkungan. Seperti halnya pelangi yang hadir ketika hujan turun.

Cerita ini terjadi di Desa Gantung, Kabubaten Gantung, Belitung Timur. Diawali ketika sekolah Muhammadiyah yang terancam akan dibubarkan ileh Depdikbud Sumsel jika tidak mencapai 10 orang jumlah siswanya.

Pak Harfan yang hendak menutup sekolahnya berpidato yang pada saat itu jumlah murid masih 9 orang. Lalu tibalah Harun dan ibunya mendaftarkan diri sekolah tersebut.

Dari sanalah cerita dimulai. Yakni mulai dari penempatan tempat duduk sampai A Kiong cengar-cengir ketika ditanya namanya oleh guru mereka.

Lalu kejadian bodoh yang dilakukan oleh Borek, kemudian pemilihan ketua kelas yang diprotes oleh Kucai dan Lintang yang mengayuh sepeda sejau 80 km dari rumahnya.

Mereka adalah laskar pelangi yakni nama yang diberikan oleh guru mereka Bu Muslimah karena kesenangan mereka terhadapa pelangi.

Laskar pelangi yang mengarungi hari dengan hal yang menyenangkan yakni dengan tertawa dan bergembira maupun duka lara bersama. Inilah laskar pelangi yang terdiri dari sepuluh anak dengan bakat yang luar biasa.

Andrea Hirata mengemas kisah ini dengan kocak dan mengharukan bahkan bisa mneumbuhkan semangat yang berkobar di masa kecil anggota laskar pelangi ini.

2. Contoh Sinopsis Cerpen

A. Detail Cerpen
Judul Dreams Come True
Penulis Ario  Wibowo
Penerbit Bintang Book
Kota Terbit Bandar Lampung
Tahun Terbit Juli 2015, Cetakan I
Jumlah Halaman 2

B. Sinopsis Cerpen

Andrew adalah seorang anak yang biasa namun punya cita-cita yang yang luar biasa yakni ingin mnejadi seorang musisi. Impiannya tersebut menjadikan dia selalu dijauhi teman sekelasnya.

Pada suatu hari dia membaca kabar di mading bahwa ada perlombaaan musik untuk kelas XI. Dan setiap kelas wajib mengirimkan satu band untuk berpartisipasi dalam ajak kontes tersebut.

Melihat hal tersebut Andrew mengajak temannya untuk ikut mengikuti lomba tersebut. Namun sayang teman sekelasnya malah meninggalkannya. Tetapi dia tidak berputus asa dan terus mencari anggota agar bisa dapat mengikuti kontes tersebut.

Sampailah dimana Andrerw menemukan teman dari kelas lain dan memiliki impian yang sama dengannya. Dan mereka bersatu membuat band.

Michael yang bermain gitar dan Andrea sebagai vokalis. Namun mereka sadar bahwa mereka masih butuh anggota lain dan akhirnya bergabunglah Thomas, Geroge dan Richard. Mereka namai band tersebut dengan nama Project Revolution Band.

Kompetisi bergengsi antar kelas itu akhirnya merek aikuti dan tersebutlah nama mereka sebagai juara. Dengan begitu Andrew telah membuktikan kepada teman-temannya bahwa dia berhasil mewujudkan cita-citanya.

 

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

3 Comments

  1. Rafiqah fairuz huda Kam, 21 Juli 2016
  2. sinta Kam, 24 November 2016
  3. Sirajudin Sen, 19 Desember 2016

Leave a Reply